Dewan Minta Pemko Segera Respon Aspirasi Warga

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera merespon aspirasi warga khususnya terkait infrastruktur jalan dan drainase kawasan Pasar Besar Jalan Jawa dan Jalan Bangka.

Seperti diberitakan di media masa beberapa waktu lalu, warga yang berakitivitas disekitar Pasar Besar Palangka Raya, tepatnya di Jalan Bangka dan Jalan Jawa, mengeluhkan kondisi jalan dan saluran drainase dilingkungannya yan  dinilai sangat buruk, sehingga mengakibatkan banjir dan genangan lumpur.

“Apapun bentuk aspirasi masyarakat berupa saran, masukan dan aduan, haruslah direspon oleh pihak Pemko. Sebab masyarakat kita membutuhkan solusi,” ungkap Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti, Rabu (26//6/2019).

Alfian mengatakan, Pemko melalui dinas terkait seperti Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  maupun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Diseperkim), untuk segera melakukan tindakan, serta langkah-langkah penanganan kerusakan jalan dan drainase.

Setidaknya melakukan pengecekan kondisi drainase normal atau tidak.  Jika tidak, harus segera lakukan normalisasi. Seperti membersihkan sampah yang menyumbat ataupun mengangkat sedimentasi.

Pemerintah kota lanjutnya, juga harus tetap melakukan pengawasan dan perawatan yang berkelanjutan terhadap infrastruktur jalan dan drainase yang menjadi kewenangan pihaknya. Sebab sebaik apapun pembangunan, namun apabila tidak disertai perawatan maka akan kembali rusak.

“Segera lakukan pembenahan drainase dan perbaikan jalan. Jika telah diperbaiki, maka selanjutnya dilakukan pengawasan serta perawatan secara berkala agar infrastruktur tak cepat rusak,”paparnya.

Namun demikian tambah dia, partisipasi masyarakat harus mengambil tempat untuk bisa bersama menjaga kebersihan lingkungan, termasuk menjaga kerlangsungan jalan maupun kebersihan drainase.

“Sehingga jalan tidak mengalami kerusakan, begutu pula drainase tidak akan tersumbat sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkasnya.(ed)