Home / Kobar

Rabu, 22 Mei 2019 - 18:35 WIB

Minim Penumpang, Garuda Pilih Stop Layani Rute Penerbangan Pangkalan Bun

PANGKALANBUN, KaltengEkspres.comKepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar Pangkalan Bun Zuber mengungkapkan, arus mudik melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun mulai menurun. Itu disebabkan salah satu maskapai yakni Garuda memilih berhenti membuka rute penerbangan jurusan Pangkalan Bun.

Kondisi ini ditambah dengan tingginya harga tiket pesawat sehingga berpengaruh pada jumlah penumpang maskapai. Ini dibuktikan selama beberapa hari terakhir, jumlah penumpang baik yang datang dan pergi melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun mulai mengalami penurunan.

“Penurunan jumlah penumpang penerbangan terjadi secara terus menerus sejak awal 2019 hingga saat ini. Artinya belum ada lonjakan yang signifikan di arus mudik kali ini,” kata Zuber kepada Kalteng Ekspres.com Rabu (22/5).

Baca Juga :  Polres Kobar Semprot Disinfektan Ruas Jalan Dalam Kota Pangkalan Bun

Zuber menuturkan, sejak Januari harga tiket tidak kunjung turun dan justru bertahan dengan harga yang cukup tinggi. Hal ini berdampak pada penurunan jumlah penumpang. Meski telah ditetapkan tarif mengalami penurunan sejak 15 Mei 2019 lalu. Namun tak berpengaruh terhadap penurunan jumlah penumpang.

“Penurunan jumlah penumpang kali ini cukup signifikan, bila sebelumnya jumlah penumpang mampu mencapai 1500 orang per hari untuk berbagai tujuan. Saat ini mengalami penurunan drastis hanya mampu mencapai rata-rata sekitar 1100 – 1200 orang per hari. Penurunan ini termasuk lumayan besar di arus mudik kali ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Minta Dinas PU Kalteng Segera Tangani Ruas Jalan Berlobang

Dampak dari penurunan penumpang tersebut lanjut dia, akhirnya berimbas pada berhentinya pelayanan maskapai Garuda Indonesia di Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun sejak awal Mei 2019 ini.

Zuber menjelaskan saat ini hanya tinggal empat maskapai yang masih melayani rute penerbangan wilayah Pangkalan Bun. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

BPBD Kobar Sebut Dua Kecamatan Masih Rawan Direndam Banjir

Kobar

Bupati Kobar Resmi Buka TNTP 

Kobar

Empat ASN Dituntut Pidana Berbeda, Dua Kadis 1,6 Tahun, Dua Lainnya 1 dan 2 Tahun

Kobar

Operasi Yustisi Sasar 20 Bangunan Walet Wajib Bayar Pajak

Kobar

Tragis! Ditabrak Truk, Penderita Gangguan Jiwa Ini Tewas

Kobar

Setelah Dikelola, Wisata Budaya Kobar Mulai Diminati Wisatawan Lokal dan Mancanegara

Kobar

Pindah Tugas, Kapolres Kobar Pamit ke Tokoh Masyarakat

DPRD Kobar

Bawa Aspirasi Mahasiswa, 4 Anggota DPRD Kobar Berangkat ke Jakarta