Masyarakat Diimbau Bersabar Terkait Penutupan Jalan Kolam

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah mengimbau para pengguna Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam) untuk bersabar terkait ditutupnya ruas jalan setempat selama empat bulan.

“Kita mengakui ada pertanyaan dari masyarakat terkait penutupan Jalan Kolam-Pangkalan Bun. Ini merupakan hal yang wajar. Terutama bagi masyarakat yang sering melintasi jalan tersebut, kami memahami apa yang dirasakan masyarakat. Penutupan jalan ini untuk mempercepat pengerjaan pile slabnya,” kata Ahmadi, Selasa (14/5).

Menurutnya, penutupan jalan ini dianggap sebagai satu-satunya cara agar pengerjaan pile slab bisa cepat selesai. ”Kontraktor siap lembur, artinya pengerjaan bakal lebih cepat, dengan terpaksa jalan harus ditutup. Ini demi keselamatan dan juga target penyelesaian pembangunan,” ujarnya.

Karena itu lanjut dia, masyarakat harus bisa mencari beberapa jalur alternatif. Terutama saat musim hujan seperti sekarang ini, bisa melintas menggunakan kelotok. Karena jalan yang ditutup ini kurang lebih panjanganya mencapai tiga kilometer.

Kemudian alternatif lain yakni melewati sungai Lamandau menggunakan speedboat. Serta jika ingin lewat jalur darat memutar ke Kabupaten Lamandau.

Bahkan rencananya, saat arus mudik lebaran, Jalan Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama akan dibuka untuk umum selama 24 jam pada H-5 hingga H+5 lebaran. “Saat mudik kita buka untuk umum, itu kesepakatan bersama,” tandasnya. (yus)