Debit Air Naik, Akses Jalan Desa di Mura Putus

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Tingginya curah hujan yang terjadi belakangan terakhir mengakibatkan debit air sungai di DAS Barito khususnya di wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) mulai terendam banjir. Tercatat ada beberapa desa yang berlokasi di bantaran sungai menjadi wilayah yang paling pertama harus mengalami dampak banjir tersebut.

Meski belum sampai menggenangi pemukiman, kenaikan air ini sudah merendam akses jalan dan jembatan di sejumlah desa, sah satunya Desa Juking Pajang Kecamatan Murung. Saat ini akses jalan daratnya terputus akibat banjir tersebut.

“Kami terpaksa harus menggunakan rakit, karena akses jalan darat dari Desa Juking Pajang ke Puruk Cahu terputus akibat banjir, ada satu titik yang jalan dan jembatannya terendam banjir setinggi pinggang” ungkap Zainudin warga Juking Pajang Rabu (1/5/2018).

Ketika debit air naik seperti saat ini lanjut dia, menjadi salah satu desa yang pertama terendam banjir karena berada di bantaran sungai dan di dataran rendah.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, Merkudius Dani ketika dikonfrmasi via ponsel mengungkapkan, bahwa ketinggian air sampai saat ini baru mencapai 650 cm diatas ketinggian normal, apabila sudah mencapai 700 cm maka pihaknya sudah menerapkan siaga dan melakukan partoli.

Terkait dengan askes jalan yang putus akib
bat banjir di Desa Juking Pajang, dirinya menyampaikan kendala tersebut sudah diantisipasi oleh masyarakat setempat dengan menyiapkan rakit kayu untuk warga yang melintas.

Namun jika dibutuhkan nanti tambanya, BPBD juga siap untuk membantu dengan menyiapkan rakit tambahan untuk warga yang ingin melintas khususnya anak anak sekolah pada pagi hari. (to)