12 Jam Tenggelam, Nelayan Muda Ujung Pandaran Ditemukan Tewas

Jasad korban saat dievakuasi di rumah duka Jumat (10/5).

SAMPIT, KaltengEkspres.com  – Seorang remaja bernama Ahmad Reno (13) yang hilang di perairan laut Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (9/5/2019) lalu, ditemukan tak bernyawa. Korban ditemukan tewas oleh tim gabungan, Jumat (10/5/2019) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.

Komandan Basarnas Kotim Suprapto mengakui, bahwa pihaknya telah menemukan jasad korban. Menurut dia, jasad korban ditemukan tak jauh dari lokasi hilang, setelah sebelumnya dilakukan pencarian  oleh tim gabungan selama kurang lebih 12 jam.

Ia menceritakan, peristiwa ini diketahui berawal saat pihaknya menerima laporan dari warga setempat Kamis (9/5). Menerima laporan ini, pihaknya langsung membentuk tim pencarian, untuk menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian.

“Setelah melakukan pencarian selama 12 jam akhirnya tim berhasil menemukan jasad pagi ini, sekitar pukul 09.00 WIB tadi,”ungkapnya kepada Kalteng Ekspres.com Jumat (10/5).

Seusai ditemukan, jasad korban kemudian dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka guna dikebumikan anggota keluarganya.

Sementara itu dari sumber yang dihimpun di lapangan peristiwa ini berawal saat korban bersama temannya bernama Rani (19) mencari  udang di laut. Saat dalam perjalanan pulang, tiba-tiba datang angin kencang disertai ombak besar menghantam perahu keduanya, hingga akhirnya keduanya tercebur ke laut.

Saat peristiwa ini teman korban Rani berhasil menyelamatkan diri berenang menuju pinggir pantai dan meminta pertolongan warga setempat. Sementara korban Reno hilang tenggelam ditelan ombak hingga akhirnya dilakukan pencairan.  (ar/hm)