Home / Pemkab Kobar

Minggu, 7 April 2019 - 14:44 WIB

WFC Tahap II Berpeluang Dibangun di Kelurahan Raja

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com– Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah menyebut, pembangunan water front city (WFC) tahap II berpeluang dibangun di Kelurahan Raja Kecamatan Arut Selatan (Arsel). Hal ini karena ia melihat antusias masyarakat saat menghadiri kegiatan menghampar wadai di tepian Sungai Arut Kelurahan Raja baru-baru ini.

“Saat saya bersama suami H.M Ruslan AS mengunjungi kegiatan Mehampar Wadai, Sabtu (6/4) lalu, saya melihat antusias masyarakat yang mengunjungi dan membeli wadai pada acara tersebut. Hal ini tentu sangat bagus,”ungkap Nurhidayah Minggu (7/4).

Baca Juga :  Direktur RSSI Tegaskan Kadis Kesehatan Kobar Tidak Terpapar Covid-19

Kendati lanjut dia, lokasi jembatan yang menjadi tempat kegiatan hanya menggunakan jembatan yang sudah ada. Namun keunikan kegiatan ini membuat masyarakat dari berbagai tempat sengaja datang guna menikmati ragam kuliner dan wadai atau kue tradisional, sambil menikmati suasana tepian Sungai Arut.

Baca Juga :  Pemkab Kobar Bakal Tindak Tegas Pengusaha Tak Taat Pajak

“Kegiatan menghampar wadai ini menjadi pertimbangan dan evaluasi kami terkait pertimbangan, apakah ke depan lokasi ini menjadi prioritas pembangunan WFC tahap II,”papar Nurhidayah.

Lantaran lanjut dia, pada kegiatan tersebut ada keunikan tersendiri, disamping itu digelar di tepi sungai. Keunikannya itulah tambah dia, yang dicari masyarakat, sambil menikmati ragam kuliner dan kue tradisional pinggir sungai. (yus)

Share :

Baca Juga

Pemkab Kobar

Bupati Kobar Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Pemkab Kobar

Makin Meluas, Positif Covid-19 di Kobar Menjadi 27 Orang

Pemkab Kobar

Ekspor Ke Luar Negeri!! Bupati Bangga

Pemkab Kobar

Kades se-Kobar Ikuti Bimtek Kewenangan Desa di Bali

Pemkab Kobar

BNPB Sebut Wilayah Kobar Rawan Terjadi Dua Bencana

Pemkab Kobar

Pasien Positif Covid-19 di Kobar Terus Bertambah Jadi 22 Orang

Pemkab Kobar

RSSI Terapkan SOP Antisipasi Penyebaran Covid-19

Kobar

Gangguan Kejiwaan Dipastikan Gunakan Hak Pilih
error: Content is protected !!