Intimidasi Petugas KPPS, Bawaslu Kobar Bakal Panggil Oknum Caleg

0
163 views

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Keributan terjadi di TPS 36 di perumahan Bambu Kuning Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kobar saat dilakukan penghitungan surat suara, Rabu (17/4/2019) sore.

Pasalnya salah satu caleg dari salah satu parpol melakukan intimidasi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan pemantau TPS. Intimidasi ini dilakukan diduga dipicu karena petugas menyalahgunakan sisa surat suara yang berada di TPS tersebut.

Menyikapi kejadian ini, Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kobar Dorik Rozani langsung mendatangi TPS tersebut usai mendapatkan kabar insiden tersebut.

“Tadi kita dapat informasi dari rekan kita pengawas TPS bahwa ada caleg dari salah satu partai politik yang mengintimidasi rekan kita yang sedang bertugas dan menuduh ada ketidak netralan petugas yang sedang bertugas di TPS tersebut,” jelas Dorik Rabu (17/4/2019).

Hal yang dituduhkan, lanjut Dorik, yaitu adanya sisa surat suara yang berada di TPS tersebut diduga disalah gunakan.

“Sisa surat suara tersebut memang berasal dari pemilih yang tidak datang saat pemungutan suara dilakukan. Padahal KPPS sudah mengklarifikasi bahwa adanya sisa surat suara tersebut merupakan hal yang wajar dan kemudian harus dimusnahkan dengan cara di coret agar tidak bisa digunakan lagi,” paparnya.

Menurut Dorik, sisa surat suara yang tidak digunakan tersebut nantinya akan segera dikembalikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPS).

“Terkait insiden yang terjadi, Bawaslu Kobar secepatnya akan memanggil caleg yang bersangkutan untuk menjelaskan hal yang dilakukannya. Karena ia sudah melakukan kegaduhan dan mengintimidasi penyelenggara pemilu,” tandasnya. (yus)