BPBD Mura Petakan Wilayah Rawan Banjir

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya (Mura) memetakan sejumlah wilayah yang dinilai rawan bencana banjir. Dari data yang dihimpun pihaknya, tercatat ada sebanyak sembilan titik wilayah rawan banjir di Kabupaten Mura.

“Pemetaan sudah lakukan dalam rangka mengantisipasi musibah. Karena itu kami juga giat sosialisasi terfokus kepada masyarakat terkait antisipasi bencana banjir dan memnimimalisir korban  maupun kerugian materil,”ungkapnya Kepala BPBD Kabupaten Mura, Markudius Dani, Senin (1/4).

Menurut dia, ada beberapa titik yang saat ini sudah terendam air seperti di wilayah Desa Juking Pajang, Muara sumpoi, Danau Usung, Bahitom. Sedangkan di Sungai Manawing, seperti desa Datah Kotou yang juga rawan banjir dampaknya tidak hanya pemukiman yang terendam, namun akses jalan utama menuju Bandara Dirung juga akan terganggu.

Sedang pemetaan banjir untuk wilayah hilir yang sering rawan banjir adalah diwilayah Desa Bumban Tuhup, terus masuk Muara Laung, Batu Bua. Kemudian wilayah hulu Barito nya adalah Desa sungai Gula kedalam, karena biasanya luapan air sungai Laung anak sungai Barito karena tertahan ketika sungai Barito pasang.

“Kegiatan ini merupakan program BPBD tahun 2019 ini, sifatnya rutinitas kebencanaan. Apapun kebencananya, pihaknya bersedia memberi bantuan kepada masyarakat dengan personil dan fasilitas yang ada,”paparnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan bersifat personal dan masih ada pembahasan dengan pihak Kementrian Lingkungan Hidup atau Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Murung Raya. Untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), namun sekarang memang belum, karena masih musim penghujan terutama pemantauan titik hotspot agar tidak menjadi bencana.

“Tahun ini mengalami perbedaan sebab walaupun hujan tetapi sungai Barito tetap saja mengalami penurunan atau surut tidak meluap seperti tahun-tahun yang lalu. Kemarin itu dari bulan Desember-Januari sungai Barito banjir, namun tidak menimbul bencana banyak desa yang terendam banjir,”tandasnya. (to)