Connect with us

PEMKAB MURUNG RAYA

Pemkab Mura Perjuangkan Pembangunan Bandara TTB

Published

on

Lokasi pembangunan Bandara TTB Mura yang sempat terhenti saat diambil poto dari atas.

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya terus memperjuangkan pembangunan Bandar Udara (Bandara) Tira Tangka Balang (TTB) di Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya (Mura). Pasalnya, pembagunan bandara yang sudah memasuki tahap land clearing beberapa tahun lalu ini, sempat terhenti karena berbagai kendala, termasuk kondisi lahan yang memerlukan kontruksi khusus.

Bupati Kabupaten Mura, Drs. Perdie MA menegaskan, pihaknya terus berjuang dan berupaya agar pembangunan Bandara TTB bisa dilanjutkan kembali dan diselesaikan. Lantaran keberadaan bandara tersebut sangat dibutuhkan bagi transportasi udara untuk membuka akses trapsortasi cepat di Kabupaten Mura. Karena selama ini akses warga hanya bergantung dengan jalur darat yang memakan jarak tempuh sangat lama ke Ibu Kota Provinsi Kalteng.

” Beberapa waktu lalu saya sudah tanda tangani perpanjangan kontrak pembagunan Bandara TTB dengan Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, terkait dengan upaya lanjutan pembagunannya. Adanya kontrak perpanjangan ini, bentuk keseriusan pemerintah pusat dan kabupaten untuk berkomitmen menuntaskan pembangunan Bandara TTB yang selama ini sangat diimpikan oleh masyarakat Kabupaten Mura”ungkap Perdie Jum’at (1/2/2019).

Menurut dia, sesuai dengan isi kontrak, Pemkab Mura menyiapkan segala fasilitas bandara untuk sisi darat, kemudian pihak pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan RI menganggarkan untuk siisi udara. Kerjasama atau sharing anggaran ini nanti dilakukan mengacu pada peraturan perundang undangan yang berlaku dan dilakukan secara bertahap namun berkelanjutan.

“Selama ini memang pembangunan Bandara TTB banyak mengalami kendala, khususnya terkait kondisi lahan yang ternyata sebagian besarnya bergambut, sehingga perlu adanya langkah khusus untuk membuat konsep kontruksi yang tepat, karena tidak bisa dibangun dengan kontruksi biasa dan perlu pembahasan panjang,”ujarnya.

Hal ini lah lanjut Perdie, menjadikan kelanjutan pembangunan bandara terlambat cukup lama namun prosesnya terus dilanjutkan. Karena itu pihaknya berterima kasih kepada Kemenhub RI yang selama ini bekerja keras untuk bisa bersama sama Pemkab Mura menlanjutkan pembangunan Bandara TTB yang tentunya dengan konsep konstruksi yang sudah dilakukan penelitian panjang dan telah disepekati, baik dari sisi keamanan dan juga sisi anggaran yang harus disiapkan nantinya. (to)