Tiga Pelaku Pencuri dan Penadah Ponsel Diringkus Polisi

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polisi Resort (Polres) Kobar, meringkus dua orang pelaku pencurian telpon seluler (ponsel) bernama Feri Hendra Pradana, dan Isman Syarif, serta satu orang penadah bernama Muhammad Sandy Susanto. Ketiganya ditangkap di Jalan GM Arsyad Kelurahan Baru Kecamata Arut Selatan (Arsel), Jumat (25/1).

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo mengatakan, aksi pencurian ini berawal saat pemilik ponsel bernama Indah Ayu Agustina berkunjung ke rumah neneknya di Jalan Seroja Gang Pipit RT 10, Kelurahan Sidorejo. Saat berkunjung di rumah neneknya ini, korban menyimpan ponsel Oppo F5 didalam tas, kemudian tas tersebut ditaruh dibawah dasbord sepeda motor miliknya.

Saat sepeda motor tersebut diparkir di halaman rumah neneknya, korban lupa membawa tasnya, tak lama setelah korban selesai berkunjung dan hendak pulang ternyata tas yang ditaruh dibawah dasbord tersebut hilang dibawa pelaku.

“Kejadian ini kemudian dilaporkan korban ke Mapolres Kobar. Menindaklanjuti laporan ini, tim buser kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil melacak keberadaan ponsel tersebut, kemudian menangkap tersangka Feri Hendra, seorang pelajar di Jalan Sukma Aryaningrat Kelurahan Baru Jumat (25/1) sekitar pukul 17.30 WIB,” kata Tri Wibowo kepada awak media Sabtu (26/1).

Ketika ditangkap ini, lanjut dia, tersangka mengakui ponsel yang ia curi tersebut telah diserahkan kepada Isman Syarif, selanjutnya Hp tersebut dijual kepada Muhammad Sandy Susanto seharga Rp. 700 ribu.

“Bergerak cepat anggota kemudian menangkap Isman Syarif pada hari yangs sama di rumahnya Jalan GM. Arsyad RT 16 Kelurahan Baru. Sedangkan penadahnya Muhammad Sandy Susanto,datang sendiri ke kantor Satreskrim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”paparnya.

Akibat perbuatannya ini, dua pelaku pencurian dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Sedangkan penadahnya dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadah dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (aro)