Komoditi Mura Mayoritas Berasal dari Luar Daerah

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Kabupaten Murung Raya yang terletak di Utara Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sampai saat ini masih mengandalkan pasokan komoditi dari luar daerah.

Ketergantungan terhadap pasokan barang-barang dari luar daerah seperti Banjarmasin dan Amuntai Provinsi Kalsel ini, besarannya mencapai 90 persen. Kondisi ini cenderung menyebabkan barang memiliki harga yang sedikit lebih tinggi ketimbang dari beberapa kabupaten tetangga.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Murung Raya Kariadi SSos, komoditi yang ada di Kabupaten Murung Raya masih mengandalkan pasokan dari Provinsi Kalsel, dan sampai saat ini komoditi lokal hanya pada kisaran 10 persen saja.

“Bahkan tidak lebih dari 10 persen komoditi lokal yang beredar di Kabupaten Murung Raya. 90 persennya komoditi berasal dari luar daerah, seperti dari Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Kariadi, di Puruk Cahu, belum lama ini.

Diutarakan Kariadi, untuk jumlah pedagang kecil menengah di Kabupaten Murung Raya sebanyak 2.772 orang, dan rata-rata mereka menjual bahan pokok yang tersebar di Kota Puruk Cahu, dan pusat kecamatan. Bahkan rata-rata mereka menyimpan stok barang tidak berlangsung lama. Berkenaan dengan jumlah yang diambil tidak terlalu banyak, sehingga mereka bisa memperkirakan untuk waktu laku jual sehingga tidak terjadi penumpukan yang begitu lama. (eno)