Enam Pemuda Perantau Asal Sambas Terlantar di Kotim

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Merasa ditipu dan dijanjikan pekerjaan yang layak oleh oknum pengusaha, enam orang pemuda asal Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) memilih berhenti dari pekerjaannya. Akibat berhenti bekerja ini, keenam pemuda tersebut kini terlantar dan mengadu ke Polres Kotim.

Riski (22) salah seorang dari pemuda terlantar mengatakan, mereka dijanjikan pekerjaan yang layak di salah satu tempat kerja yang bergerak di bidang kayu, namun semua tidak sesuai dengan perjanjian awal.

“Pada saat di kampung kami ditawari pekerjaan oleh orang asal Kalimantan Timur (Kaltim), kata orang itu pekerjaannya tidak begitu sulit karena sudah tersedia alat yang mendukung pekerjaan mereka. Namun setelah bekerja, kami melakukan pekerjaan secara manual tidak ada alat-alat yang dijanjikan, gajih pun tidak sesuai dengan apa yang kami kerjakan,” ungkap Risky, Senin (21/1/2019).

Menurut dia, mereka berenam pergi dari tempat bekerja di Kaltim dan bermaksud kembali ke kampung halaman, namun karena uang tidak cukup, mereka terpaksa hanya berjalan kaki dari Kaltim, kemudian ikut tumpangan gratis dari orang yang sudi membawa hingga sampai ke Sampit Kotim.

Bahkan mereka berlima ini terlantar di Sampit ditemukan oleh anggota Brimob kemudian dibawa ke Polres Kotim untuk membuat surat rekomendasi ke Dinas Sosial Kabupaten Kotim agar dibantu di berikan biaya pulang ke keluarganya. (pras)