Connect with us

Metro Palangka Raya

Dituduh Selingkuh, Siswa SMK Dikeroyok Enam Orang Remaja

Published

on

Ilustrasi net

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com– Dipicu cemburu buta, seorang pemuda bernama Elias (17) dikeroyok oleh salah seorang remaja bernama Widi (17) bersama lima orang temannya di Jalan G Obos IV Palangka Raya Rabu, (2/1) sekitar pukul 18.00 WIB.

Peristiwa yang sempat menghebohkan warga G.Obos VI ini berawal ketika korban berangkat dari salah satu bengkel di Jalan Mahir Mahar menuju Jalan G.Obos XIV, untuk menjemput seorang teman perempuannya bernama Novi untuk mencari barak baru buat disewa.

“ Saya sama novi mau cari barak baru untuk saya tempati,” ungkap Elias kepada awak media ini via telepon.

Setelah menjemput Novi dijalan G.Obos 14, tiba-tiba korban diteror oleh pelaku melalui ponsel. Saat itu pelaku mengancam akan mendatangi korban dan menikamnya dengan pisau. Akibat ancaman ini korban akhirnya mencari pertolongan disalah satu teman korban di Jalan G.Obos VI.

“ Pokoknya dia ancam mau ditikam dengan pisau karena katanya saya selingkuh sama Novi, pada hal kami hanya teman biasa. Karena takut makanya saya diajak Novi berlindung di tempaf teman baiknya di Jalan G.Obos VI,”ujarnya.

Alih-alih untuk melindungi diri justru korban mendatangi kompleks perumahan yang dihuni oleh pelaku. Seolah menantang, akhirnya korban dikeroyok secara habis-habisan oleh pelaku sekitar enam orang yang diduga mabuk dan usai berkelahi dengan orang lain sebelumnya.

“Saya dipukul dan ditendang seperti bola. lumuran darah begitu banyak keluar dari mulut dan kepala, lalu Ia berusaha cari kesempatan untuk kabur, saat berhasil kabur ia melaporkan pelaku ke Polres Palangka Raya,”ucapnya.

Akibat dari pengeroyokan tersebut korban langsung dilarikan oleh keluarga ke Rumah Sakit Bhayangkara dan kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Sementara itu kasus telah dilaporkan ke Polres Palangka Raya. Saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan kasus penganiayaan tersebut. (ro)

Advertisement