Connect with us

Kobar

PLN Rayon Pangkalan Bun Tambah Daya Listrik RSUD Imanuddin

Published

on

Manager PT PLN Rayon Pangkalan Bun Permono saat serah terima penambahan daya dengan Kabid Sapras RSUD Imanuddin Kardianto Rabu (26/12).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pasca beroperasinya Gardu Induk Pangkalan Bun 150 kV, PLN Unit Layanan Pelanggan Pangkalan Bun semakin optimis dalam menyediakan kebutuhan listrik bagi pelaku bisnis maupun calon pelanggan dari berbagai kalangan.

Hal ini dibuktikan PLN dengan memberikan layanan penambahan daya bagi RSUD Sultan Imannudin Pangkalan Bun. Pengaktifan jaringan ini dilakukan langsung Manajer ULP Pangkalan Bun Permono Gunawan, Rabu (26/12).

Permono mengatakan, Pangkalan Bun merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Tengah yang memiliki potensi bisnis bagus ke depannya. Karena itu PLN akan berupaya mendorong pertumbuhan bisnis di Pangkalan Bun dengan menyediakan fasilitas listrik yang andal bagi para pelaku usaha bisnis. Termasuk pasokan Listrik bagi RSUD Imannudin Pangkalan Bun.

“Beroperasinya GI Pangkalan Bun ini, maka para pelaku usaha maupun calon investor tidak perlu khawatir untuk mengembangkan bisnisnya maupun menginvestasikan dananya di sini, karena pasokan listrik sangat cukup. Selain itu PLN juga ingin berkontribusi dalam perkembangan bisnis para pelaku usaha di Pangkalan Bun,”ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Sarana Prasarana RSUD Sultan Imanuddin Kardianto mengatakan, bahwa penambahan daya listrik tersebut sangat diperlukan oleh rumah sakit karena operasional rumah sakit sangat bergantung dengan pasokan listrik.

“Sejak awal tahun 2018 juga kami sedang melakukan renovasi dan penambahan fasilitas rumah sakit, oleh karena itu kami membutuhan listrik kami bertambah. Rencananya penambahan daya listrik ini akan kami ajukan secara bertahap karena kebutuhan listrik di rumah sakit ini terus meningkat,”ujar Kardianto.

Sedangkan Manajer Pabrik Pengolahan Udang, Abd Saddam Mujib mengucapkan rasa terima kasihnya atas kerja sama PLN dalam menyuplai listrik bagi usahanya.

Menurut dia, selain memberikan layanan penambahan daya bagi pelaku usaha, PLN juga membuktikan komitmennya sebagai perusahaan yang menjalankan fungi layanan publik atau biasa disebut dengan public service obligation (PSO). (aro)