Connect with us

Barito

Parah..Pencuri Kembali Leluasa Beraksi di RSUD Muara Teweh

Pelaku saat terekam CCTV saat melakukan aksinya tanpa pengawasan petugas jaga.

MUARA TEWEH, KaltengEkspres.com – Bangunan RSUD Muara Teweh Kabupaten Barito Utara (Barut) boleh dikatakan megah, namun soal keamanan patut dipertanyakan.Pasalnya, belum lama ini barang berharga milik pasien yang menginap di rumah sakit setempat kembali digondol maling.

Pelaku beraksi dengan cara masuk gedung baru dan membawa kabur tas seorang pasien bernama Margaretha(47) yang sedang dirawat di ruang ICU, Senin(3/12/2018) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB. Akibat kejadian ini, warga Fungsi Tunggal Kecamatan Teweh Tengah tersebut mengalami kerugian sebesar Rp 9 juta. Karena barang berharga berupa perhiasan Emas, uang, dan kartu atmnya dibawa kabur pelaku.

Dari rekaman CCTV, pelaku beraksi sangat tenang. Malah seperti sudah menguasai medan. Mirisnya, aksi pelaku ini bisa leluasa di rumah sakit megah itu. Padahal dijaga ketat petugas satpam. Terlebih lagi dilokasi barang yang hilang adalah ruangan ICU di bangunan baru.

Terekam di CCTV, pelaku mengendap-endap masuk dari pintu depan. Sebelum mengambil tas, pelaku sempat mengintip dari pintu kaca, melihat keadaan pasien di ruang lengah. Ia langsung mengembat barang berharga milik korban.

“Dari rekaman CCTV, pelaku berada di dalam ruangan hampir selama 10 menit. banyak pasien dan keluarga pasien diruangan ICU, tetapi ia bisa mengambil tas lantaran semua tertidur,” ujara Veronika, salah perawat jaga ruang ICU,
Setelah mengambil tas, pelaku lari lewat pintu belakang. Tas korban memang ada ditemukan di belakang siang harinya, tetapi hanya ada surat-menyurat didalamnya. Uang, cincin, HP Samsung dan kartu ATM dibawa kabur pelaku.

Humas RSUD Muara Teweh, Agus Redha, mengatakan, pihak RSUD Mauar Teweh telah melaporkan kasus ini kepada Polsek Teweh Tengah. “Situasi saat itu benar-benar lengang. Ruangan monitor CCTV tidak ada yang menjaga secara khusus, karena masih wewenang PT Jakon.

“Kedepan kita akan buat MoU kerjasama pengamana dengna pihak kepolisian, termasuk memberi pelatihan keamana kepada petugas satpam kami,” kata Agus.

Terpisah Kapolsek Teweh Tengah AKP Nandi Indra Nugraha, membenarkan, peristiwa yang terjadi di RSUD Muara Teweh. Kerugian yang diderita korban senilai Rp9 juta, karena cincin emas 10 gram, hp, dan uang Rp400 ribu dibawa pelaku. “Kasus ini masih dalam penyelidikan,” katanya kepada wartawan, Selasa (4/12/2018) pagi. (di)

Advertisement
loading...
Advertisement