Home / Seruyan

Senin, 5 November 2018 - 14:30 WIB

Pemkab Seruyan Canangkan Pembangunan Ikon Ikan Pipih

KUALA PEMBUANG, KaltengEkspres.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan mencanangkan pembangunan ikon ikan pipih (belida) di Kabupaten Seruyan. Hal ini diutarakan langsung oleh Bupati Seruyan Yulhaidir kepada awak media Senin (5/11).

“Untuk lokasi pembangunannya masih kita rundingkan lagi, apakah sebelum Jembatan Soekarno atau setelahnya atau di dalam kota. Karena sampai saat inu belum kita bahas bersama pihak terkait,” kata Bupati Seruyan Yulhaidir di Kuala Pembuang, Senin (5/11).

Baca Juga :  Menambang di Kawasan IMK, 33 Warga Diciduk Polisi

Ia mengatakan, ikan pipih sudah menjadi ikon khas dari Kabupaten Seruyan sejak dulu, oleh karena itu sangat layak sekali jika dibuat ikon tersebut dilokasi yang strategis nantinya.

“Terkait dengan kesamaannya dengan daerah lain itu tidak masalah, karena di lambang daerah kita, juga ada ikon ikan pipih, jadi tidak usah khawatir,”ujarnya.

Lebih lanjut Yulhaidir mengatakan, pembangunan ikon ini harus direncanakan dengan matang dan penuh perhitungan agar keberadaannya bisa menjadi nilai positif bagi daerah.

Baca Juga :  Asik Bertransaksi Narkoba, Lima Orang Pelaku Diringkus Tim Cobra

Pemilihan lokasinya juga lanjut dia, harus benar-benar harus strategis, supaya bisa menjadikan ikon tersebut sebagai ikon kebanggaaan dan ciri khas jika ada pengunjung yang datang dari luar daerah.

“Untuk lokasinya ini nanti juga harus melalui survei lapangan agar benar-benar tepat serta menjadi daya tarik pengunjung,”tandasnya. (al)

Share :

Baca Juga

Seruyan

Tim Gugus Tugas Seruyan Periksa Kapal 

Seruyan

Nomor Urut Paslon Peserta Pilkada Seruyan Ditetapkan

Seruyan

Peduli Warganya, Bupati Seruyan Ikut Gotong Royong Bangun Rumah Korban Kebakaran

Seruyan

Diduga Tercemar Limbah Pabrik, Danau Seluluk Mulai Keruh

Seruyan

Serapan Anggaran Triwulan Dua Diminta Sesuai Target

DPRD Seruyan

Dewan Nilai Pelaksanaan Tes CPNS Seruyan Cukup Memuaskan

Seruyan

DKPP Seruyan Upayakan Kesejahteraan Petani

Seruyan

Miris! Hidup Sebatang Kara, Nenek Munti Tidak Bisa Melihat, Sering Terjatuh Saat Memasak Sendiri