Home / Kobar

Selasa, 13 November 2018 - 17:18 WIB

Pemkab Kobar Ambil Alih Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Kepsek

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah langsung turun tangan menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual Kepsek SMAN 1 Pangkalan Bun. Bupati menegaskan, kasus tersebut telah ia perintahkan dinas terkait untuk diambil alih penanganannya oleh Pemkab Kobar.

“Intinya permasalahan yang terjadi di SMAN-1 Pangkalan Bun ini, sudah kita ambil alih. Bahkan telah kita komunikasikan dengan pihak terkait, termasuk wali siswa dan dewan guru serta instansi terkait. Tujuannya agar supaya pokok permasalahan tidak terlalu berkepanjangan dan membuat isu-isu yang tidak kita kehendaki terutama trauma terhadap siswa,”ungkap Nurhidayah kepada awak media Selasa (13/11).

Baca Juga :  Seruduk Belakang Motor, Pengendara Vario Tewas di tempat

Menurut dia, kejadian ini sudah ditangani pihak terkait dengan mengambil langkah konkret di lapangan. Bahkan,Kadisdik Kobar dan Kadisdik Provinsi Kalteng telah berkoordinasi untuk memproses kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. “Insyaallah secepatnya akan diberikan dan dibuatkan laporan terkait proses kasus dugaan pelecehan ini,”ujar Nurhidayah.

Saat ditanya awak media terkait adanya pendampingan bagi siswa yang diduga saat ini menjadi korban pelecehan seksual. Nurhidayah dengan tegas mengiyakan untuk pendampingan tersebut.
“Ia sudah saya sampaikan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk & KB (DPAP2KB) dan juga sudah ada kerja sama dengan Polres Kobar terkait perlindungan anak,”paparnya.

Baca Juga :  Giat OB Tim Gabungan, Jaring 12 Pengunjung Terindikasi Positif Narkoba

Sebagaimana diketahui, kasus ini terungkap berawal dari adanya pengakuan seorang siswa yang menjadi korban kepada temannya, bahwa ia telah mengalami pelecehan seksual oleh oknum kepsek setempat.

Mengetahui ini, teman korban sesama siswa rencana akan menggelar aksi demo di sekolah setempat Senin (12/11). Namun, sebelum demo ini digelar, semua pihak dipanggil ke rumah bupati untuk mencari titik penyelesaian. Sehingga akhirnya dihasilkan kesepakatan, aksi demo dibatalkan. Sementara itu sang oknum kepsek bersedia mengundurkan diri dari jabatannya. (aro)

Share :

Baca Juga

Kobar

Bupati Lantik Tiga Pejabat Eselon Kobar

Kobar

Petani Keluhkan Harga Pupuk Lebihi HET

Kobar

Ratusan Warga Kumai Dirapid Test, Hasilnya 1 Orang PKL Reaktif

Kobar

Wartawan Dilarang Ekspos, Kedatangan Kapolri ke Kobar Penuh Tanda Tanya

Kobar

Dewan Dorong Pemkab Kobar Optimalkan Pendapatan Sektor Pajak Sarang Walet

Kobar

Tabrakan Dua Pengendara Motor Tewaskan Seorang Kakek Berusia 70 Tahun

Kobar

Lagi, Gas LPG Bocor Nyaris Hanguskan Barakan

Kobar

Petugas Damkar Tangkap Ular Sanca Panjang 3 Meter
error: Content is protected !!