Connect with us

Kobar

Apes..Tarjatuh dari Lantai 2, Udin Pocong Gagal Beraksi

Udin saat tergeletak kesakitan di dalam masjid usai terjatuh ketika hendak beraksi mengembat kotak amal Rabu (28/11) dini hari.

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Masih ingat dengan ulah Saparudin alias Udin (37) warga Kelurahan Raja Seberang Kecamatan Arut Selatan yang sempat menghebohkan tahun 2015 lalu, karena ulahnya menjadi pocong menakuti warga. Kini Udin kembali berbuat ulah.

Ia tertangkap basah petugas marbot masjid saat gagal beraksi diduga hendak mencuri kotak amal di Masjid Sirajul Muhtadin Jalan Pangeran Antasari Kelurahan Baru Rabu (28/11) dini hari tadi sekitar pukul 01.57 WIB. Ia terjatuh dari lantai 2 masjid berketinggian 6 meter, mengakibatkan tangan dan kakinya patah sehingga membuat aksinya ini berhasil diketahui.

Bastami, salah seorang pengurus masjid mengatakan, aksi pelaku ini diketahui oleh seorang marbot bernama Agus sekitar pukul 02.30 WIB, saat itu marbot hendak masuk masjid guna menghidupkan speaker persiapan salat subuh. Ia terkejut melihat ada orang tergeletak menahan sakit didalam masjid.

“Awalnya ketika ditanya orang tersebut mengaku jatuh dari motor dan diantarkan tukang ojek ke masjid ini. Namun marbot tak percaya begitu saja, karena dari pengakuan pelaku tersebut malah semakin membuat sang marbot bertambah curiga,”ungkapnya kepada awak media Rabu (28/11).

Kecurigaan itu bertambah lanjut dia, saat mengetahui pelaku bisa masuk ke dalam masjid. Pasalnya, saat itu semua pintu terkunci.

“Ketika ditanya lagi ia mengatakan bahwa ia masuk lewat jendela. Aneh rasanya tapi lewat jendela yang mana, padahal semua jendela sudah terkunci. Kalaupun ada orang yang mau sholat tahajud biasanya dibagian teras masjid, ditempat tersebut sudah kita sediakan berbagai macam perlengkapan salat,”ujarnya.

Usai melakukan salat subuh, tambah dia, pihanya lalu menanyai nama pelaku ini. Saat itu pelaku mengaku namanya adalah Udin. Tetapi saat ditanyai alamatnya, jawabannya selalu ngelantur dan berubah – ubah. Pertama-tama ia mengaku tinggal di RT 2 Kelurahan Raja Seberang. Namun kemudian ia mengaku asal Kecamatan Kumai.

“Kamipun tidak percaya begitu saja, pengurus masjid langsung melakukan pengecekan rekaman CCTV yang memang terpasang di masjid tersebut. Begitu kita lihat di CCTV ternyata, Udin jatuh dari lantai 2. Diduga ia bisa berada di lantai 2 dengan cara melalui tangga masuk yang sebenarnya dihalangi oleh pintu teralis. Diduga ia masuk dengan cara memanjat pintu teralis,”paparnya.

Pihaknya menduga Udin ke dalam masjid bermaksud mengambil sesuatu ditempat ibadah ini, namun aksinya gagal dilakukan lantaran Udin mengalami cidera parah akibat terjatuh lebih dulu, bagian slop tengah yang menghubungkan dua buah tiang masjid.

Setelah itu Udin kemudian dilaporkan kepolisi. Sehingga tidak lama anggota polisi langsung mengamankan. Setelah diperiksa karena mengalami luka serius ia kemudian dikembalikan pada keluarganya.

“Tangan dan kakinya patah. Perwakilan dari masjid yang datang mengantarkan terduga ke SPKT Polres juga menyatakan mereka tidak membuat pengaduan atas ulah si pelaku. Mungkin lantaran tidak adanya barang yang hilang serta melihat kondisinya yang cidera,”ungkap salah seorang anggota Polres Kobar.(aro)

Advertisement
loading...
Advertisement