Home / Kobar

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 20:30 WIB

Dewan Sorot Kelangkaan Semen di Kobar

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Ketua DPRD Kabupaten Kobar Triyanto menyoroti kelangkaan semen di Kabupaten Kobar yang sudah satu minggu terakhir mulai langka. Kelangkaan semen ini dianggap bisa menghambat proses pembangunan daerah.

“Kelangkaan ini tidak bisa dibiarkan. Harus ada kebijakan yang diambil daerah guna menyikapi masalah ini. Karena kelangkaan semen ini benar-benar terjadi, dan kita tidak tahu apa penyebabnya,”ungkap Triyanto, Sabtu (20/10/2018).

Baca Juga :  Pelaku Penipuan Modus Memberikan Cek Kosong Ditangkap PolisiĀ 

Menurut Triyanto, dari informasi di lapangan yang ia ketahui, kelangkaan ini sudah hampir seminggu terjadi di Kobar. Kondisi ini membuat masyarakat kebingungan mencari semen.

“Kita di dewan rencananya dalam waktu dekat akan mengambil langkah melakukan pengecekan sekaligus dalam waktu dekat akan memanggil distributor untuk dimintai keterangan,”ucap Triyanto.

Baca Juga :  Wow! Jadi Kampung KB, Populasi Penduduk di Desa Keraya Ditekan

Pada kesempatan itu ia juga menyarankan agar Pemkab Kobar juga bisa memanggil para distributor-disributor semen yang ada di Kobar, untuk melaporkan dan dimintai keterangan pokok permasalahan tentang kelangkaan semen.

“Jangan sampai menghambat laju pembangunan ditengah masyarakat, juga agar jangan sampai menghambat program pembangunan fisik insfratruktur daerah sesuai program bupati lima tahun kedapan,”paparnya. (sro)

Share :

Baca Juga

Kobar

Ketua DPRD Kobar Ajak Generasi Muda Gemar Membaca

Kobar

Puluhan Jurnalis Kobar Divaksin Covid-19

Kobar

Kantongi Izin Seruyan,Tambang Galena Ini Diduga Nekat Beroperasi di Wilayah Kobar

Kobar

Penyelundupan 1,5 Juta Batang Rokok Illegal Digagalkan Bea Cukai Pangkalan Bun

Kobar

Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum Permainkan Harga Tiket Kapal

Kobar

Kepala BNPB Pusat Sebut 99 Persen Karhutla Ulah Manusia

Kobar

Bupati Lounching Penanaman Kopi di Desa Penyombaan

Kobar

Polres Kobar Musnahkan Sabu Seberat 150,80 GramĀ 
error: Content is protected !!