Beranda 2018 Oktober

Arsip Bulanan: Oktober 2018

Dewan Promosikan Dua Wisata Kepada Rombongan DPRD Surakarta dan Ponorogo

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Dukungan nyata peningkatan pariwisata distinasi wisata di Palangka Raya dilakukam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, dengan cara mempromosikan dan memperkenalkan objek wisata Susur Sungai dan Air hitam di Sebangau, kepada rombongan DPRD Ponoroga dan Surakarta.

“Kita juga komitmen untuk membantu Pemkot Palangka Raya mempromosikan seluruh objek wisata di Palangka Raya, seperti Susur Sungai dan Wisata Air Hitam kepada rombongan DPRD Surakarta dan Ponorogo,” ujar Ketua Komisi A, Beta Syalendra kepada Kalteng Ekspres.com, Rabu (31/10).

Beta mengatakan, dengan pengenalan tersebut diharapkan anggota dewan dari daerah lain bisa melihat langsung, merasakan dan memberikan pengetahun terhadap objek wisata tersebut, ketika kembali ke daerah asalnya. Terlebih, objek wisata air hitam hanya ada di tiga negara, salah satunya di Indonesia tepatnya di Sebangau.

Menurut Beta, dirinya yakin dengan promosi tersebut. Peningkatan kunjungan pariwisata ke Palangka Raya bisa meningkat, sehingga bisa memberikan pendapatan asli daerah di sisi pariwisata.”Saya yakin itu bisa dilakukan dan kunjungan bisa meningkat,”pungkasnya. (dr)

Kunjungi Kumai, Danlantamal Tarakan Percepat Pembangunan Lanal Kumai

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar bakal mempercepat pembangunan Pangkalan TNI AL (Lanal) Kumai.

Hal itu diutarakan Komandan Pangkalan Utama TNI AL XIII Tarakan Laksamana Pertama Judijanto pada saat mengunjungi Kabupaten Kobar di VIP Bandara Iskandar Pangkalan Bun Rabu (31/10).

” Saat ini status Pos TNI AL Kumai bakal ditingkatkan menjadi Pangkalan TNI AL karena aktivitas pelabuhannya sangat meningkat sehingga kapal kapal besar pun masuk ke sini perlu adanya pengawasan demi keamanan diperairan laut dan tetap terjaganya keselamatan pelayaran, kami pun akan membantu Pemkab kobar melakukan kontrol jalur di wilayah perairan ini,”ungkap Danlantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama Judijanto kepada awak media Rabu (31/10).

Menurut, kunjungan ke Kobar untuk menindak lanjuti rencana pembangunan Pangkalan TNI Kumai sesuai dengan surat perintah dari Panglima TNI AL. Dirinya juga akan meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Pangkalan TNI AL Kumai.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Kobar yang dari awal sangat mendukung pembangunan Pangkalan TNI AL Kumai dengan menghibahkan lahan, karena itu saya kesini mau melihat langsung agar pembangunannya di percepat,”paparnya.

Selain meninjau ke lokasi kata Judijanto, dirinya juga akan meninjau situasi perairan kumai hingga ke muara bahkan meninjau Taman Nasional Tanjung Puting. (aro)

Dewan Dukung Pembangunan Pangkalan Lanal Kumai

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar mendukung langkah TNI Angkatan Laut membangun Pangkalan TNI AL (Lanal) di Kumai. Dukungan diutarakan oleh anggota DPRD Kobar Bambang Suherman, usai melakukan penyambutan Komandan Pangkalan Utama TNI AL XIII Tarakan Laksamana Pertama Judijanto, Rabu (31/10).

“Program pembangunan Pangkalan TNI AL Kumai segera teralisasi namun keberadaannya jangan sampai membuat masyarakat nelayan pesisir merasa tidak tenang dan nyaman.

“Dibangunnya Pangkalan TNI AL Kumai berarti ada peningkatan status Pos TNI AL Kumai. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi agar segera teralisasi dengan cepat pembangunannya,”ungkap Bambang Suherman.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, dibangunnya Pangkalan TNI AL Kumai semakin lengkap karena semua angkatan ada di wilayah Kabupaten Kobar.

“Kita berharap kehadiran institusi angkatan laut ini juga jangan sampai membuat masyarakat merasa tidak nyaman khususnya tentang lalulintas sosial masyarakat nelayan tradisional. Untuk itu lakukanlah pendekatan dengan masyarakat,”paparnya.

Karena lanjut dia, karena keberadaan Pangkalan TNI AL Kumai sangat dibutuhkan guna menjaga keamanan perairan. Sebab Pelabuhan Panglima Utar Kumai merupakan pelabuhan laut yang sangat strategis yang bisa didatangi kapal besar dari berbagai daerah bahkan kapal asing pun masuk ke pelabuhan tersebut.

“Intinya dengan adanya Pangkalan TNI AL Kumai ini nanti beserta personilnya dapat menjadi acuan dan merangsang putra putri kita agar bisa menjadi marinir muda yang berjiwa satria dan patriotisme handal, apalagi saat ini di Kobar telah ada SMK Pelayaran,”tandasnya. (aro)

Dalami Pencemaran Limbah, Kantor BLH Kalteng Digeledah KPK

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com-Upaya pencarian barang bukti pendukung terkait penangkapan empat oknum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng, terus dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Kalteng.

Usai menggeledah Dinas Perkebunan (Disbun) Kalteng, penyidik kembali melakukan pencarian dokumen berkaitan dengan pencemaran limbah. Kali ini sasaran penggeledahan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kalteng yang terletak di Jalan Thamrin, Palangka Raya , Rabu (31/10) sore.

Dari kantor ini, petugas juga mengamankan koper dokumen yang diduga hasil pemeriksaan lingkungan di Danau Sembuluh. Selain itu, terlihat tiga ransel yang diduga merupakan data-data penting dari penanganan kasus yang menyita perhatian publik Kalteng tersebut.

Seperti biasa belum ada keterangan resmi dari penyidik atas kegiatan penggeledahan tersebut, meski kegiatan pemeriksaan tergolong singkat, sekitar satu setengah jam. Diduga kuat kasus ini bisa menyeret pelaku lain, selain empat anggota DPRD Kalteng dan pihak perusahaan. (dr)

Jual Ratusan Botol Miras, Warga Kereng Pangi Diciduk Polisi

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Anggota Sabhara Polres Katingan menciduk seorang warga RT 4 Kereng Pangi Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir berinisial MF (69).

Kakek ini diciduk polisi karena kedapatan menjual ratusan botol miras berbagau merek saat digelarnya operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD), Rabu (31/10).

“Kegiatan operasi dimulai pukul 13.00 WIB sampai dengan 14.30 WIB,”Kata Kapolres Katingan AKBP Elieser Dharma Bahagia Ginting melalui Kasat Sabhara AKP Sri Mulyono.

Dari hasil giat operasi tersebut petugas berhasil mengamankan sebanyak 277 botol miras Ilegal dengan berbagai jenis seperti anggur merah, anggur putih, bir botol/kaleng merek anker dan arak putih serta arak madu tanpa merek.

“Akibat ulahnya ini, pemilik miras kita amankan dan dikenakan tipiring sesuai hukum yang berlaku,”ujarnya. (ejk)

Tragis..Tak Sempat Menyelamatkan Diri, Sopir dan Penumpang Mobil Sedan Tewas

KUALA KAPUAS, KaltengEkspres.com -Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya-Buntok, tepatnya di Desa Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabaputen Kapuas, ternyata tidak hanya menewaskan pengemudi mobil sedan bernama Agustian, melainkan juga penumpangnya bernama Fitri Dewi.

Honorer Dinas PKPP Barsel ini tewas karena mobil yang ditumpangi tercebur ke parit. Seperti diketahui sebelumnya mobil ini melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Palangka Raya, menuju Kabupaten Barsel ketika melintasi ruas jalan setempat pengemudi mengantuk hingga lepas kendali dan terjun ke parit ruas jalan di Desa Lawang Kajang.

Dalam kejadian ini pengemudi Agustian warga Jalan Sudirman Kabupaten Barsel dan Fitri Dewi tidak bisa keluar dari dalam mobil sedan yang tercebur kedalam parit hingga keduanya terperangkap di dalam mobil. Setelah dievakuasi anggota Polsek Timpah untuk mengeluarkan kedua korban, kondisinya sudah tidak bernyawa dalam posisi kaku terendam dalam air parit.

Sementara itu Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melaluo Kasat Lantas Akp Abdul Wakid didamping Kanit Laka Iptu Saeroji, menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan laka yang menewaskan dua orang di Jalan Trans Kalimantan Palangka-Buntok tersebut.

“Ini kami masih di TKP mas dan masih melakukan olah TKP dalam kasus ini, untuk kedua korbannya sudah diserahkan pihak keluarga, untuk di bawa kerumah duka, kalau penyebabnya masih kami selidiki,” jelasnya kepada wartawan Kalteng Ekspres.com Rabu (31/10). (ak)

BNNP Kalteng Bongkar Komplotan Pengedar 3 Kg Sabu Jaringan Internasional

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com–Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng membongkar lima komplotan pengedar narkoba jenis sabu jaringan internasional berinisial SR (44) seorang narapidana (napi) yang juga warga Jalan Sangga Buana Kabupaten Kotim, kemudian SW (33), HR (38) dan RS (38) serta RN (41) warga Provinsi Kaltim. Tidak tanggung-tanggung, jumlah barang bukti (barbuk) yang diamankan dari lima pelaku ini sebanyak 3 kilogram (kg) sabu.

Mereka ditangkap di lokasi dan waktu berbeda, Sabtu (13/10) hingga Selasa (16/10) di Jalan Sudirman KM 75, Kelurahan Selunuk, Seruyan, dan Jalan Jendral Sudirman KM 58, Desa Penyang Kecamatan Telawang, Kotawaringin Timur (Kotim) serta Jalan Ramin dan Lapas Klas II A Palangka Raya.

“Diketahui HR, SW, RS dan MR dikendalikan oleh SR, berstatus napi. Mereka diupah Rp 10 juta sekali pengiriman dan ini sudah pengiriman ke tiga kalinya. Sabu itu dari Pontianak dan akan diedarkan di Palangka dua kilo dan Kotim satu kilo. Kita amankan lima tersangka di Seruyan, Kotim dan Palangka Raya,”ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalteng, Brigjend Pol Lilik Heri Setiadi, Rabu (31/10).

Lilik menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku dengan barbuk begitu besar ini berkat kerjasama apik BNNP, Polres Kotim dan Polres Seruyan.

”Ini jaringan besar sekali kirim 5 kg, hanya saja ketika ditangkap 3 kg karena 2 kg sudah diedarkan.. Barbuk didapat dari dalam jok mobil dan kotak tranmisi mobil,”paparnya didampingi Kabid Pemberantasan AKBP I Made Kariada dan Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Baja Sukma.(dr)

Bermodal Pistol Mainan, Begal Kampung Tumbang Didor Polisi

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com–Aksi nekat dan tergolong unik dilakukan seorang pria bernama Adi Surianto Siregar (36). Pria ini diringkus anggota gabungan Polres Kobar karena melakukan pembegalan dan pencurian sepeda motor milik warga Kecamatan Pangkalan Lada Kabupaten Kobar.

Akibat ulahnya ini, warga Jalan A Yani KM 12 Gang Keruing Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya karena saat disergap berusaha melakukan perlawanan menggunakan pistol mainan.

“Tersangka ditangkap di rumahnya Senin (29/10). Saat itu ia berusaha melawan dan melarikandiri sehingga terpaksa harus dilumpuhkan di bagian kakinya,” kata Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo Rabu (31/10).

Tri menjelaskan, kejadian tindak pidana pencurian terjadi Sabtu (27/10/2018) lalu. Tempat kejadian perkara (TKP) nya di samping warung makan Pasar Desa Sumber Agung, Kecamatan Pangkalan Lada.

Berawal saat korban Tri Agustina dan Komistun keluar dari dalam warung makan hendak mengambil kunci warung dan kunci sepeda motor yang disimpan di dalam dash bord sepeda motor miliknya. Setelah itu korban terkejut melihat sepeda motor miliknya yang diparkir disamping warung makan tersebut raib.

“Kendaraan korban yang raib merek Honda Scooter Scopy, Nopol KH 3311 WG. Bahkan surat BPKB sepeda motor yang disimpan didalam jok sepeda motor tersebut juga hilang dibawa pelaku. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp16 juta,”ungkap Tri Wibowo.

Sebelum melakukan aksi pencurian tersebut lanjut dia, tersangka ini ternyata juga pelaku pembegalan terhadap salah seorang pengendara sepeda motor yang melintasi ruas Jalan Simpang GSIP-AMR Desa Pandu Senjaya RT 25. Kejadian pencurian disertai kekerasan ini dilakukan pelaku pada Senin (8/1/2018) lalu.

“Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor bersama temannya tiba-tiba diberhentikan oleh tersangka bersama temannya yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion. Modusnya keduanya berpura-pura bertanya kepada korban. Setelah itu korban ditodongkan pistol kemudian korban disuruh menyerahkan tas berisi ATM, KTP serta ponsel merek OPPO dan teman korban menyerahkan dompet berisi uang sebesar Rp 400 ribu,”papar Tri.

Setelah itu tambah dia, keduanya melarikandiri. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 2,4 juta.

“Atas perbuatannya ini tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,”tandas Tri Wibowo.(aro)

Geledah Disbun Kalteng, KPK Angkut Tiga Koper Berisi Dokumen

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan instansi di Kalimantan Tengah (Kalteng). Kali ini sasaran penggeledahan Kantor Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalteng di Jalan Jendral Sudirman, Rabu (31/10).

Penggeledahan ini masih terkait penangkapan empat anggota DPRD Kalteng bernama Borak Milton, Punding LH Bangkan, Arisavanah dan Edy Rosada.

Penggeledahan dan pengumpulan barang bukti dokumen tentang perkebunan ini dilakukan dalam rangka mendalami kasus itu guna mengungkap pelanggaran perizinan perusahaan perkebunan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) dan PT SMART dua anak perusaan PT Sinarmas Group. Sekaligus pelanggaran perizinan perusahaan lainnya di Kalteng.

Penggeledahan ini dijaga ketat personel Sabhara Polda Kalteng bersenjata laras panjang dibantu personel Direktorat Kriminal Khusus Polda.

Di Disbun Kalteng ini, petugas melakukan penggeledahan sejak pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB. Dari lokasi petugas terlihat membawa tiga koper besar berisi dokumen dan tiga buah ransel. Tidak ada komentar dari petugas terkait kegiatan tersebut.

“Penjagaan ini protap dari pimpinana, kami hanya berjaga untuk kelancaran,”ujar salah seorang petugas.

Pantauan Kaltengekspres.com, penggeledahan disaksikan langsung Kepala Disbun Kalteng Rawing Rambang dan pejabat utama dinas setempat. Tetapi mereka enggan memberikan komentar terkait dokumen apa saja yang dibawa. Terlihat enam unit mobil digunakan dalam penggeledahan tersebut. (dr)

Hari Kedua, Puluhan Pengendara Terjaring Razia Zebra

KUALA KAPUAS, KaltengEkspres.com -Jajaran Satlantas Polres Kapuas mengelar Operasi Zebra Telabang 2018, di Jalan A.Yani Kabupaten Kapuas Rabu (31/10). Dari giat ini puluhan pengendara terjaring karena tidak memiliki kelengkapan surat-menyurat kendaraan.

Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasatlantas Akp Abdul Wakid mengatakan dalam giat yang dilakukan pihaknya ini, telah menjaring puluhan pengendara yang tidak membawa surat kelengkapan kendaraan.

“Untuk hari ini banyak pengendara yang terjaring, karena tidak membawa surat kendaraan, serta yang tidak menggunakan helm, sehingga kami lakukan penindakan dengan tilang,” ungkap Abdul Wakid, Rabu (31/10/2018).

Dalam giat itu selain pelanggaran tidak membawa kelengkapan surat kendaraan dan memakai helm, pihaknya juga melakukan peneguran terhadap pengendara yang membawa anak dibawa umur tidak memakai helm.

“Ini juga kami lakukan teguran kepada pengendara yang membawa anak mereka tanpa memakai helm sehingga kami lakukan peneguran lisan sehingga dapat mencegah hal yang tidak diinginkan,”ujarnya. (ak)

- Advertisement -

MOST POPULAR

HOT NEWS