Home / Katingan

Selasa, 4 September 2018 - 17:28 WIB

Bansaw Tak Berizin di Police Line Polisi, 62 Potong Kayu Diamankan

KASONGAN, KaltengEkspres.com Salah satu bansaw (tempat pengolahan kayu) U.D Desa Tumbang Labehu, Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan terpaksa di police line. Ini dikarenakan bansaw tersebut tidak memiliki surat izin produksi kayu hasil hutan. Bansaw tersebut diketahui oleh pihak Polres Katingan tidak memiliki izin pada Senin (13/8/2018) lalu.

Kapolres Katingan AKBP Elieser Dharma Bahagia Ginting ketika dikonfirmasi Selasa (4/9/2018) membenarkan, bahwa pihak dari Polres Katingan menemukan adanya bansaw yang tidak memiliki surat izin sah pengolahan hasil hutan.
Diketahui bansaw tersebut tidak memiliki surat izin ketika, anggota Polres Katingan yang dipimpin oleh Kasatreskrim Katingan Edia Sutaata melaksanakan kegiatan operasi mandiri kewilayahan wanalaga tahun 2018.

Baca Juga :  DPD Lasqi Katingan Raih 7 Piala Lomba FSQ Kalteng

“Ketika dilakukan pengecekan di bansau UD. UB ini, ditemukan kayu log dengan panjang empat meter serta kayu dengan berbagai ukuran. Kemudian ketika dimintai keterangan anggota mengenai surat izin pengolahan hasil hutan kepada H.B (pemilik bansaw), tidak dapat menunjukan surat pengolahan hasil hutan,”ujar Kapolres.

Baca Juga :  Dewan Apresiasi Keberadaan Balai Rehabilitasi Napza Katingan

Karena itu lah lanjut dia, pemilik tidak bisa menunjukan surat pengolahan hasil hutan, maka anggota mengamankan barang bukti sebanyak 62 potong kayu log serta kayu olahan dengan berbagai macam ukuran. (Ejk)

Share :

Baca Juga

Katingan

Berantas Peredaran Narkoba di Katingan Hulu

Katingan

Kapolres Katingan Cek Kesiapan Sarpras Ops Mantap Praja Telabang 2020

Katingan

Dewan Terima Kunjungan Bapemperda DPRD Pulang Pisau

Katingan

SK Kepengurusan PSSI Katingan Dipertanyakan 

Katingan

Mudik Lebaran Diimbau Tetap Patuhi Prokes

Katingan

Sampah Bekas Banjir Dibersihkan

Katingan

Dukung Pembangunan Balai Desa Berbentuk Panggung

Katingan

Pembobol Rumah Kosong Dibekuk Polisi