Connect with us

Barito

Waspada…Barito Utara Diserang Virus MR, Ditemukan 10 Penderita Terindikasi

Seorang anak yang terinfeksi virus MR di Barut saat sedang mendapat perawatan akhir pekan lalu.

MUARA TEWEH, KaltengEkspres.com – Sepuluh warga Barito Utara (Barut) diserang virus Measles Rubella (MR). Dari sepuluh penderita itu, terinci enam kasus diduga Rubella dan empat terindikasi campak (Measles). Berdasarkan data pasien yang dirawat RSUD Muara Teweh, para penderita ini didominasi pasien balita.

Dokter RSUD Muara Teweh dr Komang mengatakan, semua pesien yang sempat dirawat tersebut sudah pulang semua. Mereka diagnosis klinis campak dan rubella. “Untuk hari ini diruang rawat inap sudah tidak ada yang dirawat lagi,” katanya kepada KaltengEkspres.com, Senin (17/9).

Dia menjelaskan, semua pasien yang didiagnosis campak dan rubella (MR) diambil serum darahnya, kemudian dikirim ke Jakarta untuk deteksi serumnya, apakah campak apa rubella.

“Semua pasien sembuh dengan baik, karena terapi yang diberikan cepat dan tepat, kalau terlambat kita menangani itu yang berbahaya,” ungkapnya.

Sementara itu Plt Kadis Kesehatan Barut Siswandoyo menerangkan, campak dan rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus. Anak dan dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi Campak dan Rubella, atau yang belum pernah mengalami penyakit ini berisiko tinggi tertular.

Bahaya dari penyakit campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian.

“Sementara Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan,”ujarnya. (ad)

loading...
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement