Connect with us

Metro Palangka Raya

Terlilit Hutang, Guru Honorer Nekat Curi Anting Murid SD

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul saat mengintrogasi pelaku di Mapolres Kamis (12/9).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com–Seorang guru honorer di salah satu SMP di Kota Palangka Raya bernama Nony Kodiser Miden (34), hanya bisa pasrah saat dibawa ke Mapolres Palangka Raya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Wanita paruh baya ini ditangkap polisi karena mencuri perhiasan emas berupa gelang dan anting milik murid Sekolah Dasar (SD). Aksi pelaku ini sebelumnya terekam CCTV dan sempat viral lantaran video pencurian ini dibagikan di media sosial.

Warga Desa Bukit Rawi Pulpis ini, ditangkap tim Satreskrim Polres Palangka Raya dan Polsek Pahandut di Jalan Japan, ketika hendak beraksi kembali mencuri perhiasan murid SD lainnya, Kamis (13/9). Dari tangan pelaku ini, polisi mengamankan barang bukti satu buah gelang emas, dan sepasang anting emas, jaket serta satu unit ponsel.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, pelaku ditangkap bersama barang bukti. Saat diintrogasi pelaku mengakui beraksi mencuri karena terbelit hutang, hingga akhirnya nekat mengambil beberapa barang berharaga milik sejumlah murid SD.

“Dari keterangan pelaku ia beraksi dibeberapa tempat. Yakni di SD Kristen Jalan Sumbawa, Jumat (14/8) lalu, dan SDN 6 Palangka Raya serta SDN 1 Palangka Raya, Rabu (12/9) kemarin. Diakui Nony, aksi itu dilakukan untuk melunasi hutangnya kepada temannya dan memenuhi kebutuhan hidup, sebab gaji sebagai tenaga pengajar tidak mencukupi,”ujarnya didampingi Kabag Ops Kompol Purwanto dan Kapolsek Pahandut AKP Rony Wijaya.

Timbul menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku ini, berawal setelah angggota melakukan penyelidikan mendalam, sekaligus menindaklanjuti informasi yang viral di media sosial karena pelaku sempat terekam CCTV saat beraksi mencuri barang berharga milik korban.”Kita berhasil mengamankan pelaku dan ini masih dikembangkan,”ujarnya.

Ketika diringkus lanjut dia, pelaku juga mengakui bahwa aksi itu dilakukan sudah satu bulan terakhir. Kemudian hasil barang curian dijual ke pasar, lalu uangnya digunakan membayar hutang dan dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Motivasi buat bayar hutang sebesar Rp 2 juta kepada teman. Selain hutang buat keperluan sehari-hari. Ini bukti bahwa respon cepat melakukan olah TKP dan melakukan pengejaran. Hasilnya mengamankan pelaku Nony, salah satu honorer SMP,”tandasnya. (dr)

loading...
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement