Edar Ratusan Butir Zenith, Residivis Narkoba Kembali Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Hadli alias Baron (30) kembali harus berurusan dengan hukum. Pria ini diringkus lantaran mengedar obat zenith. Residivis kasus narkotika itu dibekuk di kediamannya Jalan G Obos XIII, Rabu (25/7) siang.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti (barbuk) berupa 203 butir zenith yang dikemas dalam plastik klip. Barbuk itu ditemukan di meja belajar anak tersangka dan dibagian dapur. Ketika diamankan, posisi obat berbahaya ini sudah dikemas dalam plastik klip bening masing-masing berisi 10 butir siap edar.

Petugas juga mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 122 ribu, yang merupakan hasil penjualan. Satu plastik klip dijual seharga Rp 80 ribu dan dijual di kalangan remaja dan buruh.

“Pelaku ini residivis kasus serupa dan sudah pernah divonis 1,5 tahun. Barang bukti kita temukan di bawah meja belajar anak-anak dan di dapur. Diakui tersangka dalam satu klip plastik berisikan 10 butir obat dijual seharga Rp 80 ribu dan dijual kepada remaja dan buruh,” ujar Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar melalui Kasat Narkoba AKP Gatoot Sisworo, Rabu (25/7).

Atas perbuatan itu lanjut Gatoot, tersangka di kenakan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

.”Ternyata masuk sel tahanan selama ini tidak membuat jera pelaku. Sehingga ia kembali bermain dan kini berhasil ditangkap lagi. Saat ini kasus masih kita kembangkan terkait darimana barang tersebut di dapat pelaku,”paparnya.

Sementara itu pengakuan Baron, ia nekat menjual lagi barang haram itu karena persoalan ekonomi. “Saya tidak berkerja dan harus menghidupi keluarga, untuk makan dan kebutuhan hidup,”ucap Baron ketika dimintai keterangan.(dr).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here