Perkosa Seorang Wanita di Hari Pencoblosan, Pria di Katingan Ditangkap Polisi

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Nasib malang menimpa  seorang wanita sebut saja bernama bunga (24) nama samaran. Gadis dewasa ini, kehilangan keperawanannya karena diperkosa secara paksa oleh seorang pria berinisial EM (26) pada Rabu (27/6) sekitar pukul 11.30 WIB, di kebun sawit masyarakat. Akibat ulahnya ini, pelaku EM terpaksa harus meringkuk di ruang tahanan Mapolres Katingan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Katingan AKBP Elieser Bahagia Dharma Ginting melalui Kasatreskrim AKP Edia Sutata mengatakan, aksi bejat ini dilakukan pelaku berawal ketika ia mengendarai sepeda motor hendak menuju ke Desa Luwuk Kanan Kecamatan Tasik Payawan. Ketika melintasi ruas jalan hampangen, pelaku ini diberhentikan oleh korban bunga yang berprofesi sebagai sales bersama tiga teman laki-lakinya.

“Maksud korban bersama tiga temannya memberhantikan pelaku ini, minta tolong agar bersedia mengantarkan korban bersama buah nenas dan pinang ke Desa Luwuk Kanan. Karena pelaku ini tujuannya ke arah yang sama dengan korban yakni ke desa setempat,”ungkap Edia kepada Kalteng Ekspres.com  Kamis (28/6).

Atas permintaan tersebut, tersangka kemudian memboncengi korban. Ketika dalam perjalanan ini lah, muncul niat jahat pelaku yang secara tiba-tiba langsung berhenti di sebuah kebun sawit milik masyarakat, dan langsung memeluk korban.

“Sewaktu dipeluk ini, korbanpun spontan langsung berusaha melawan dengan memberontak serta berteriak. Namun upaya korban sia-sia karena tersangka berhasil menindih korban dan menyingkapi roknya,”ujar Edia.

Setelah menindih korban lanjut dia, aksi bejat pelaku semakin menjadi-jadi, dengan tangan bagian kanannya langsung memegang tangan korban dan telunjuk tangan kiri dimasukan ke dalam kemaluan korban. Merasa tidak puas korban memasukan kembali dua jarinya hingga kemaluan korban mengalami pendarahan. Akibat ulah pelaku ini korban menangis kesakitan. Melihat korban menangis, pelaku langsung melarikandiri, sementara korban pergi dari TKP untuk meminta bantuan masyarakat yang lewat.

“Saat bertemu dengan masyarakat sekitar, korban langsung dibawa ke RSUD Mas Amsyar Kasongan untuk dilakukan visum, dan langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Katingan,”paparnya.

Berselang dua jam  setelah menerima laporan  tambah Edia, anggota Polres Katingan yang dipimpin langsung dirinya mengejar pelaku, dan berhasil menangkap tersangka di kediamanya.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 289 KUHP tentang perbuatan asusila, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.,”tandas Edia. (Ejk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here