Home / Kotim

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:46 WIB

Kotim Berduka, Ribuan Masyarakat Hadiri Pemakaman Guru Muhammad Asri

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), khususnya yang tinggal di sekitar wilayah Kecamatan Pulau Hanaut, Mentaya Hilir Selatan dan Utara berduka, atas wafatnya seorang guru besar yang menjadi sosok panutan warga setempat bernama H Muhammad Asri. 
Almarhum meninggal dunia di kediamannya di Desa Babaung Kecamatan Pulau Hanaut pada Jumat (22/6) tadi malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Ribuan warga mengiringi prosesi pemakaman almarhum yang dilaksanakan pada Sabtu (23/6). 

Informasi yang dihimpun KaltengEkspres.com di lapangan menyebutkan, sosok Muhammad Asri ini tidak asing bagi sebagian besar masyarakat  Kotim. Bahkan hampir seluruh wilayah selatan sampai timur Kotim, mengenal dengan sosok almarhum yang dikenal akrab dengan sebutan Guru Asri ini. 

Baca Juga :  Satgas TMMD Bangun Pagar Musala Desa Babirah 
Jailani salah seorang warga setempat mengatakan, pada prosesi pemakaman Guru Asri, ribuan masyarakat datang dari berbagai wilayah baik dari selatan dan utara Kabupaten Kotim. Bahkan ada juga yang berasal dari luar daerah.

“Mereka semua hadir untuk turut ikut menyaksikan dan mengiringi jenazah tuan guru ke peristirahatan terakhirnya,”ujarnya kepada KaltengEkspres.com Sabtu (23/6).

Bahkan lanjut dia, sebelumnya pada saat mensalatkan jenazah almarhum, warga juga penuh berjejalan. Sehingga terpaksa prosesi salat jenazah harus dilakukan beberapa kali bergantian. (MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Tim Satgas TMMD 109 Selalu Siap Membantu Masyarakat 

Kotim

Tragis, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk CPO

Kotim

Politisi Parpol Ikut Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Teluk Dalam

Kotim

Pembangunan Pos Terpadu TMMD Dinilai Sangat Bermanfaat

Kotim

Tak Jera, Napi Tua Lapas Sampit Kembali Mengedar Sabu

Kotim

Keselamatan Warga Selalu Jadi Prioritas Satgas TMMD

Hukum Kriminal

Dipicu Perselingkuhan, Pria Ini Tewas Dibacok

Kotim

TMMD Sebagai Langkah Mencerdaskan Masyarakat
error: Content is protected !!