Dihantam Innova, Pengendara Motor Berboncengan Tewas Terpental

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) merenggut korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Kotim. Sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MX T 135 HC Nopol KH 6384 TL yang di kendarai Ramba Guna (42) berboncengan dengan temannya Eltae bertabrakan dengan  mobil Toyota Innova Nopol KH 1314 FK yang di kemudikan Mabdul Basith (35), di ruas Jalan Cilik Riwut KM. 94 Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Minggu (17/6), sekitar pukul 16.00 WIB.

Akibat kejadian ini membuat dua pengendara berponcengan terpental beberapa meter hingga menyebabkan keduanya tewas di lokasi kejadian karena mengalami luka berat. 

Informasi yang dihimpun Kalteng Ekspres.com menyebutkan, kejadian berawal saat mobil Toyota Innova melaju dari arah Palangkaraya menuju Sampit. Saat melintasi ruas jalan setempat, tiba-tiba datang dari arah berlawanan sepeda motor korban yang masuk jalur tengah. Karena jarak sudah dekat tabrakan tidak dapat dihindarkan hingga kedua kendaraan beradu kuat. 

Seusai kejadian dua orangan pengendara sepeda motor ini langsung terpental dan mengalami luka berat sehingga harus dilarikan  ke Puskesmas Cempaga Hulu. Namun ketika dibawa ke Puskesmas setempat, nyawa korban Ramba Guna tidak berhasil diselamatkan. Korban meninggal dunia di Puskesmas setempat, sedangkan rekannya Eltae tidak lama kemudian meninggal dunia di Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan. Sementara sopir mobil Innova hanya mengalami luka ringan.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasatlantas AKP Yudha Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.Menurutnya saat mendapat laporan pihaknya langsung menuju TKP, dan mengevakuasi korban.

“Seusai menerima laporan unit laka dari Polsek Cempaga Hulu langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban. Kedua korban ini meninggal saat berupaya diberikan pertolongan medis di Puskesmas Cempaga Hulu dan RS Mas Amsyar Kasongan,”ungkap Yudha Minggu (17/6) sore. 

Ia menjelaskan, penyebab kecelakaan ini karena pengendara sepeda motor yang kurang hati-hati, lantaran mengendara kendaraam masuk jalur tengah kanan jalan. Sehingga saat jarak kedua kwndaraan  sudah terlalu dekat, mengakibatkan tabrakan maut tidak bisa dihindarkan. (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here