Home / Kotim

Kamis, 31 Mei 2018 - 14:56 WIB

Truk CPO Terbalik, Minyak Berhamburan Menumpahi Sungai Cempaka Mulia Barat

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Kecelakaan tunggal (lakatunggal) terjadi diruas Jalan Tjilik Riwut KM 34 Desa Cempaka Mulia Barat Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotim (Kotim). Sebuah truk Hino Dutro warna hijau bermuatan CPO Nopol KH 8740 PG milik PT Sinar Mas Cabang Gunung Mas, yang dikemudikan Dodi Suliadi (39), tiba-tiba terbalik kemudian jatuh ke sungai setempat,tepatnya disekitar lapangan Habaring Hurung Cempaka Mulia Barat Kamis (31/5) sekitar pukul 09.00 WIB. 
Akibat kejadian ini, minyak CPO yang berada di dalam truk langsung tumpah ke sungai, sehingga mencemari air sungai setempat. Spontan saja air sungai yang tercemar berubah warna menjadi kuning ke merah-merahan. 

Sumber yang di himpun KaltengEkspres.com di lapangan menyebutkan, lakatunggal ini berawal saat truk yang dikemudikan Dodi melaju dari arah Palangka Raya menuju Sampit. Sesampainya di KM 34 Desa Cempaka Mulia Barat truk berniat menghindari mobil yang menyelip dari arah berlawanan.

Baca Juga :  Balap Liar, Belasan Remaja Diciduk Polisi
Sehingga mengakibatkan truk membanting stir dan hilang kendali kemudian terbalik ke sungai setempat. Akibat kejadian ini  minyak CPO langsung tumpah di sungai. Sehingga membuat warga setempat kesal karena tidak dapat beraktivitas di sungai yang digunakan untuk mandi dan mencuci pakaian sehari-hari.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Cempaga Iptu Syaifullah saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian laka tunggal tersebut. Menurut dia, kejadian lakatunggal ini karena sopir hendak menghindari mobil di depannya yang melaju dari arah berlawanan. 

“Iya benar ada truk tangki bermuatan CPO terbalik. Truk itu milik PT Sinar Mas Cabang Kabupaten Gunung Mas. Kejadian hanya lakatunggal di sekitaran lapangan Habaring Hurung Cempaka Mulia Barat KM 34. Saat kejadian minyak CPO yang dibawanya tumpah di sungai setempat,hingga membuat heboh dan protes warga sekitar,dimana tempat mereka beraktivitas untuk mandi dan cuci pakaian tidak dapat digunakan,”ujar Kapolsek kepada KaltengEkspres.com Kamis (31/5).

Dijelaskan Kapolsek, untuk menengahi peristiwa ini karena berimbas ke masyarakat. Maka pihaknya mengadakan mediasi antara masyarakat dan pihak perusahaan tersebut, agar tutuntan warga terkait tumpahnya CPO tersebut dapat diselesaikan dengan cara baik-baik. (MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Parah! Setengah Bulan, Sudah 10 Pengedar Sabu Dibekuk Polres Kotim

Kotim

Pembeli 1 Ons Sabu Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Kotim

Edar Dua Paket Sabu, Warga Baamang Tengah Diringkus Polisi

Kotim

Wow!! Warga Terantang Tangkap King Cobra Panjang 4 Meter

Kotim

Polres Kotim Gagalkan Peredaran Sabu Hampir 1 Kg

Kotim

Polres Kotim Musnahkan Barbuk 1.962 Botol Miras

Kotim

Penyuluhan Narkoba Untuk Selamatkan Generasi Bangsa

Kotim

Sengketa Memanas, Warga dan Karyawan PT KMA Nyaris Bentrok 
error: Content is protected !!