Priyanto Geger Sebut Cuitannya Bentuk Kekecewaan kepada Pemkab Kotim

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Petrus Priyanto Geger tidak menyangka jika cuitan singkatnya  menyebut “Kabupaten munafik kotim itu,” yang ditulis di dinding beranda obrolan media sosial (medsos) Facebook menyikapi pemberitaan salah satu media di Kalteng bakal berbuntut panjang, sehingga di viralkan warganet yang mengetahuinya, kemudian dilaporkan ke polisi, lantaran dianggap telah melecehkan nama Kabupaten Kotim.

Politisi Partai Hanura ini mengaku, bahwa tidak ada niat dirinya  melecehkan masyarakat Kotim. Menurut dia, tulisan komentar yang ditulis menyebut “Kabupaten munafik kotim itu” hanya sebagai bentuk ungkapan kekecewannya atas janji – janji pemerintah daerah, yang sampai saat ini masih banyak belum terealisasi.

“Kampanye bupati tidak terbukti kejenjang sosial dalam pembangunan kami di bagian utara hampir belum merasakan sama sekali,listrikpun masih banyak desa yang tidak punya, dan itu hal yang wajar menurut saya berbicara munafik,”ujar Priyanto Geger kepada sejumlah awak media Kamis (31/5).

Sementara menyikapi terkait dilaporkannya dirinya ke Polres Kotim. Ia mengaku siap meminta maaf kepada masyarakat Kotim karena cuitan tersebut sama sekali tidak ada maksud untuk melecehkan warga Kotim. (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here