Berantas Pekat, Polres Seruyan Giatkan Dua Operasi Selama Ramadan

PEMBUANG HULU, KaltengEkspres.com – Menyambut bulan suci ramadan Polisi Resort (Polres) Seruyan mulai mengintensifkan giat pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat)  melalui Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) di wilayah Kabupaten Seruyan. Dua operasi itu digiatkan diseluruh Polsek selama ramadan. 

“Kita mengintensifkan razia jelang ramadan melalui Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD),” kata Wakapolres Seruyan Kompol Agus Dwi Suryanto usai memimpin apel gabungan Polsek di Pembuang Hulu, Kecamatan Hanau, Jumat (11/5/2018).

Ia mengatakan, sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, razia dilaksanakan untuk mencegah dan mengurangi tindak kriminalitas serta penyakit masyarakat, khususnya peredaran minuman keras (miras).

“Razia miras termasuk narkoba dan perjudian juga merupakan kegiatan rutin menjadi atensi kepolisian mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,”ujarnya. 

Untuk itu lanjut dia, dirinya mengintruksikan anggota Polsek diseluruh wilayah Seruyan agar aktif menekan peredaran miras di wilayahnya masing-masing.

Ia menambahkan, selama ini Polres Seruyan beserta jajaran selalu aktif melakukan patroli atau razia untuk menekan peredaran miras, khususnya minuman keras oplosan yang banyak dikonsumsi masyarakat.

“Kita berharap upaya menekan peredaran ini lebih ditekan melalui pencegahan dan penegakan hukum,”paparnya.

Dijelaskannya, bahwa peredaran miras khususnya oplosan di kabupaten berjuluk “Bumi Gawi Hatantiring” sudah cukup mengkhawatirkan. Lantaran miras oplosan jenis arak tradisional serta minuman yang racik menggunakan alkohol serta minuman berenergi itu banyak dikonsumsi oleh berbagai kalangan, mulai dari orang tua hingga anak-anak.

Maraknya peredaran dan konsumsi minuman keras apabila tidak segera diantisipasi maka dikhawatirkan dapat memicu terjadinya berbagai tindak kriminalitas di masyarakat.

“Karena itu kita mengintensifkan razia untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta mencegah adanya korban jiwa akibat mengonsumsi minuman keras oplosan seperti yang sudah terjadi di daerah lain,”terangnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar ibadah Ramadhan berlangsung dengan baik.

“Menjaga Kamtibmas bukan hanya kewajiban TNI, Polri dan pemerintah tapi juga masyarakat, karena tanpa adanya keterlibatan masyarakat maka Kamtibmas juga akan sulit terwujud,”tandasnya. (vs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here