Connect with us

Barito

Polisi Serius Usut Kasus Dugaan Penipuan 4 PAC Demokrat Barsel

Kapolres Barsel AKBP Eka Syarif
BUNTOK, KaltengEkspres.com Kisruh di internal Partai Demokrat Barsel terkait kasus dugaan penipuan yang dituding dilakukan empat orang Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Barito Selatan (Barsel) telah menggelinding ke Mapolres Barsel. 

Ini seiring dengan telah dilaporkannya kasus tersebut ke Mapolres setempat oleh salah seorang pengurus Partai Demokrat Barsel H Supiatna atau lebih dikenal dengan H Piat beberapa hari lalu. 

“Kita telah menerima laporan terkait dugaan kasus penipuan ini. Adanya laporan tersebut, kita telah memanggil dan memeriksa beberapa orang, termasuk para saksi dan terlapor guna dimintai keterangan,”kata Kapolres Barsel AKBP Eka Syarif Nugraha Husen yang didampingi Kasat Reskrim AKP Triyo Sugiono SH kepada Kalteng Ekspres.com Minggu (15/4).

Ia menjelaskan, agar permasalahan ini tuntas, pihaknya berencana memanggil kembali beberapa saksi, terlapor serta pihak pelapor secepatnya.

“Saya berharap semua pihak yang dipanggil lagi nanti dapat pro aktif datang serta sepenuhnya meyerahkan kasusnya kepada Polres Barsel dengan membiarkan kami bekerja secara profesional,”papar Kapolres.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, kasus ini dilaporkan H Piat ke Polres Barsel karena diduga empat orang PAC berinisial AS, PU, AN, BN telah melakukan penipuan dalam penyelenggaraan Muscab Partai Demokrat di Kabupaten Kotim yang dilaksanakan pada Sabtu (24/3) lalu.

Dalam laporan itu H Piat menuding, keempat Ketua PAC mendapat aliran dana sebesar Rp 215 juta dari dirinya, kerena mengiming iming untuk mendukung saat pemilihak Ketua  DPC bahkan dengan surat pernyatan, namun kenyataanya tidak mendukung.

“Kita profesional  saja, laporan penipuan yang kita serahkan ke polisi kemarin bukan soal berapa  jumlah uangnya,  tapi prilaku ke empatnya, untuk itu kasus ini kita serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk memprosesnya,”ujar H Piat Minggu (15/4/2018). (rif).

loading...
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement