Connect with us

Seruyan

Dihantam Gelombang, Kelotok Bermuatan Lima Penumpang Tenggelam, Satu Hilang

Anggota Polisi bersama warga saat melakukan upaya pencarian terhadap korban yang hilang Minggu (15/4).
KUALA PEMBUANG, KaltengEkspres.com – Lima orang karyawan PT Sawit Mas Nugraha Perdana tidak menyangka niat hendak memancing bersama bisa berakhir tragis. Pasalnya, belum sempat sampai ketempat tujuan, ditengah jalan perahu motor atau kelotok yang mereka tumpangi ini tiba-tiba mengalami naas, yakni tenggelam di Sungai Seruyan pada Sabtu (14 /4/2018) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kelotok ini karam di Sungai Ingai Seruyan, antara Desa Cempaka Baru dan Telaga Pulang Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan.

Kapolres Seruyan AKBP. Ramon Zamora Ginting melalui Kapolsek  Danau Sembuluh Iptu. Moh Far’ul Usaedi melalui via whatsapp Minggu (15/04/2018) mengatakan, kelotok tersebut membawa penumpang atas nama Dian Andika Pratama (25), merupakan asisten PT Sawit Mas Nugraha Perdana, Salmin (36), Jumadi (36), juga karyawan ditempat yang sama, Beni Pramono (13), Mujimin, Hendrik dan seorang perempuan yang juga motoris kelotok bernama Remi (34).

Ditengah perjalanan lanjut dia, kelotok berbahan kayu yang dikemudikan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Remi ini, tiba-tiba oleng akibat dihantam gelombang. Tidak berapa lama kelotok kemudian hilang keseimbangan karena terlalu banyak air yang masuk kedalam kelotok. 

“Kejadian ini membuat panik penumpang, sehingga satu persatu menyelamatkan diri dengan cara berenang menuju tepian Sungai Seruyan,”ungkap Kapolres. 

Pada saat kejadian ini, salah seorang penumpang bernama Dian Andika Pratama tidak sempat menyelamatkan diri karena tidak bisa berenang. Sehingga akhirnya membuat korban tenggelam dan hanyut terbawa arus air sungai.

“Kami sudah mendatangi TKP, membuat laporan, meminta keterangan saksi-saksi, membantu proses pencarian korban bersama pihak terkait dan masyarakat Desa Cempaka Baru. Sampai saat ini pencarian masih dilakukan dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan,” terangnya. 

Sampai saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi karamnya kelotok hingga radius beberapa ratus meter dari TKP. (vs)
loading...
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement