Connect with us

Kobar

PT ACL Akan Bangun Pabrik Industri ZnO Pertama di Indonesia

Dirut PT ACL Padli Noor (tengah baju putih bergaris) dan unsur Muspika Kecamatan Kumai serta jajaran manajemen lainya sedang poto bersama seusai rapat konsultasi publik di Aula Kecamatan Kumai Selasa (10/4)

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Perseroan Terbatas (PT) Angkasa Citra Lestari (ACL) anak group PT Kapuas Prima Coal (KPC) bakal membangun pabrik industri seng oksidasi atau Zinc Oxide (ZnO) pertama di Indonesia, dengan kapasitas produksi 53 ribu ton pertahun.

Lokasi pembangunan pabrik ini rencananya terletak di dalam kawasan TUKS PT. KPC yang terintegrasi dengan 2 Line Smelter milik PT. KPC yakni Smelter Pb PT. Kapuas Prima Citra dan Smelter Zn PT. Kobar Lamandau Mineral di Pelabuhan Tanjung Kalaf  Desa Bumi Harjo Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar.

Dirut PT ACL Padli Noor saat memberikan sambutan pada kegiatan konsultasi publik di Aula Kecamatan Kumai Selasa (10/4).

“Progres pembangunan pabrik ini direncanakan mulai dilaksanakan sejak tahun 2018 ini, dengan tahap awal penggagasan analisis dampak lingkungan (Amdal) dan pengerjaan kontruksi bangunan. Ditargetkan, pada tahun 2020 mendatang telah rampung, sehingga bisa beroprasional,”ungkap Koordintor Lingkungan PT ACL Andria Yosephandi kepada Kalteng Ekspres.com di kegiatan Konsultasi Publik PT ACL dengan Muspika Kumai, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Kumai di Aula Kecamatan Kumai, Selasa (10/4/2018).

Ia menjelaskan, pabrik ZnO ini nanti teknis kegiatannya berupa pengolahan limbah padat, yang diambil dari sisa Pemurnian Smelter Pb milik PT. Kapuas Prima Citra, anak group PT KPC, berupa Slag Pb yang mengandung ZnO. Selain itu nantinya PT ACL akan memasok ZnO ke Smelter Zn PT. Kobar Lamandau Mineral sebagai bahan baku utama untuk menghasilkan Zn Ingot atau Zn Bullion.

“ZnO ini, biasanya digunakan sebagai bahan bagi keperluan kedokteran, kemudian untuk bedak, dan kosmetik, serta cat,dan lain-lainnya,”paparnya.

Sementara Direktur  Utama PT ACL Padli Noor mengatakan, PT ACL ini merupakan affiliasi dari PT. KPC, yang khusus bergerak pada bidang industri ZnO. Pabrik Industri ini nanti menggunakan Tekhnologi Waelz Rotary Kiln untuk menghasilkan ZnO, dengan kapasitas produksi pertahun mencapai 53 ribu ton.

Teknologi ini dapat mereduksi bahan baku antara lain berupa Electiracl Arc Furnace (EAF) Dush, dan Slag Pb menjadi ZnO . “Ditargetkan pada pertengahan 2019  mendatang, pabrik ini bisa commisioning,”ujar Padli Noor . (hm)

loading...
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement