Connect with us

Katingan

Terkena Stroke, Penyebab ASN Diskominfo Katingan Tewas di Tepi Sungai

Korban saat ditemukan warga tewas tergeletak di tepi sungai Selasa (27/3).
KASONGAN, KaltengEkspres.com Teka teki penyebab kematian Ramson Simanjuntak (58) yang ditemukan tewas di tepi daerah aliran sungai (DAS) Katingan, tepatnya di Jalan Kelud RT. 13 Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir  Kabupaten Katingan, Selasa (27/3/2018) akhirnya terungkap.

Ternyata korban ini seorang aparatur sipik negara (ASN) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Katingan. Dari penyelidikan pihak kepolisian, diketahui penyebab korban tewas di lokasi setempat karena penyakit serangan jantung (stroke). Lantaran korban ini dikenal memiliki riwayat menderita penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).

informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian korban Ramson sekitar pukul 09.00 WIB sempat bertemu dengan Ben dan Erwin. Korban ini bertemu kedua saksi saat sedang membersihkan rotan.

“Ketika bertemu saat itu, korban sedang membawa cangkul. Saya sempat bertanya ingin kemana, dan korban menjawab ingin mencari cacing,”ujar Ben salah seorang saksi.

Setelah itu lanjut dia, ketika sekitar pukul 11.15 WIB, ia bermaksud ingin ke pinggir sungai untuk mengambil air. Saat itu ia kaget melihat korban tergeletak dengan posisi terlentang. Sontak saja ia langsung memanggil warga lainnya yang sedang membersihkan rotan.

Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha melalui Kapolsek Katingan Hilir IPTU Nurheriyanto Hidayat mengatakan, saat ditemukan di TKP, mayat korban dalam keadaan lemas dan wajah pucat.

“Kondisi mayat saat di TKP tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan. Selain itu juga, dari hasil pemerikasaan medis bahwa korban mengidap penyakit serangan jantung. Hal ini diperkuat oleh keterangan petugas medis  RSUD Mas Amsyar Kasongan yang menyebut korban mengidap serangan jantung (Death on arrival ec Acute Coroner Syndrone), serta  penyakit komplikasi,”ungkap Kapolres Selasa (27/3/2018). (Ejk)
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement