Connect with us

Katingan

Pemkab Katingan Bakal Tutup Komplek Lokalisasi Prostitusi Tahun Ini

Pjs Bupati Suhaemi saat membeberkan rencana penutupan lokalisasi prostitusi di Kabupaten Katingan Senin (26/3).
KASONGAN, KaltengEkspres.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan mulai tahun ini bakal menutup seluruh tempat lokalisasi prostitusi yang ada di Kabupaten Katingan. Hal ini diungkapkan langsung oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Katingan Suhaemi, saat ditemui di ruang Bupati Katingan, Senin (26/3/2018).

“Yang kita tutup ini rencananya lokalisasinya. Bukan prostitusinya. Karena untuk prostitusi ini kita pasti kesulitan menindaknya. Kecuali ada laporan masyarakat,”ujar Suhaemi kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya.

Menurutnya, tempat-tempat lokalisasi ini ditutup selain tidak memiliki izin, juga telah dilarang berdiri oleh Pemerintah Pusat. Karena pada tahun 2019, dicanangkan Pemerintah Pusat, Indonesia harus bebas dari lokalisasi prostitusi.

Disamping itu lanjut dia, hal tersebut juga merupakan amanat Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, yang menginginkan agar Kalteng bebas dari lokasi-lokasi prostitusi, sehingga semua daerah/kabupaten di Kalteng harus mengikuti kebijakan tersebut.

“Prostitusi ini juga dampaknya merusak moral dan pendidikan anak remaja, serta kesehatannya,”papar Suhaemi.

Dijelaskannya, bahwa kebijakan awal yang akan diambil nanti terkait penutupan tersebut dimulai dengan mendata orang-orang yang ada di lokasi tersebut.

“Setelah didata nantinya Pemkab akan memberikan biaya pemulangan dan pesangon kepada masing-masing pekerja sek komersial (PSK) yang berada di lokalisasi,”urai Suhaemi.

Ditambahkannya, bahwa lokalisasi prostiusi yang akan ditutup tersebut meliputi di Pal 23, Pal 19, serta di Tumbang Samba. (Ejk)
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement