Connect with us

Kotim

Tenggelam Dua Hari, Amat Ditemukan Tewas Mengapung

Jasad korban ketika dievakuasi tim gabungan dan warga seusai ditemukan Minggu (25/3) pagi tadi.
SAMPIT, KaltengEkspres.com –Dua hari tenggelam seusai terjatuh dari kelotok yang ditumpanginya di daerah aliran sungai (DAS) Mentaya, Jumat (23/3/2018) lalu. Akhirnya jasad korban Rahmad alias Amat (26) warga Dusun Berlayar ditemukan warga dan Tim Gabungan Basarnas, Polair dan PMI Kotim tewas mengapung, Minggu (25/3/2018).

Jasad korban ini  pertama kali ditemukan mengapung oleh warga Dusun Berlayar hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP) korban jatuh lalu, sekitar pukul 07.15 WIB.

Ketua Koordinator Basarnas Kotim Suprapto mengatakan, setelah dua hari melakukan upaya pencarian korban yang tenggelam bersama  instansi terkait dalam tim gabungan yakni Basarnas Sampit,Polair dan PMI Kotim, dengan menyisir DAS Mentaya sekitar TKP korban jatuh, akhirnya di hari ketiga ditemukan.

“Saat ditemukan kondisi jasad korban masih utuh, dengan melekat pakaian dibadannya. Setelah itu jasadnya langsung dievakuasi untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarganya guna dimakamkan,”ungkapnya kepada Kalteng Ekspres.com Minggu (25/3/2018).

Suprapto menjelaskan, bahwa ini murni kecelakaan sungai dan bukan disebabkan tongkang. Karena pada saat kejadian tongkang hanya melintas tidak mengetahui. 
“Jadi tidak ada kaitannya dengan tongkang. Lantaran ini kejadian laka sendiri,”paparnya.

Sementara itu menurut keterangan adik korban Rahmiatun, kejadian laka air ini berawal ketika korban dua hari lalu menumpang kelotok kecil dikemudikan sendiri berniat  hendak menuju tempat kerjanya di PT.Sinar Jaya Panti yang berada di seberang tepatnya di Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Baamang.

Namun naasnya pada saat di perjalanan kelotok ini kurang seimbang atau miring sehingga mengakibatkan korban yang duduk dibelakang mengemudi tiba-tiba terjatuh dan tenggelam.

“Ketika saya melihat ke belakang, kaka saya sudah di air dan yang sempat terlihat hanya kakinya. Saat itu saya pun langsung mengambil alih kemudi dan langsung memberi tahu warga sekitar atas kejadian tersebut,”ujarnya. (MR)
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement