Connect with us

Kotim

Tipu Warga Hingga Ratusan Juta, Suami Istri Dibekuk Polisi

Kedua pelaku saat diamankan di Mapolsek Baamang bersama barang bukti uang sisa hasil penipuan Jumat (23/3/2018).
SAMPIT, KaltengEkspresm.com – Untuk kesekian kalinya warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) jadi korban penipuan. Kali ini pelakunya pasangan suami istri (Pasutri) Kiswan (48) dan Mimin Priyanti (30).

Dua warga asal Mandomai Palangaka Raya ini diringkus anggota Polsek Baamang karena melakukan tindak pidana penipuan Kamis (22/2/2018). Akibat ulah keduanya ini, banyak warga yang menjadi korban dengan mengalami kerugian masing-masing dari puluhan juta hingga mencapai ratusan juta.

Informasi yang dihimpun Kalteng Ekspres.com dari kepolisian menyebutkan, modus yang digunakan kedua pelaku ini, dengan cara  mengelabui warga yang menjadi korban. Yakni keduanya menceritakan kepada warga yang menjadi korban bahwa ia menjual barang antik berupa rantai babi kepada salah seorang pengusaha kolektor seharga Rp 3 miliar.

Kedua pelaku ini membujuk korbannya dengan cara meminjamkan uang korban, sambil menunggu uang penjualan barang antik  seharga Rp 3 miliar tersebut dibayar oleh pengusaha kolektor tersebut. Untuk memuluskan aksinya, kedua pasutri ini menjanjikan memberi fee persenan kepada para korban jika uang penjualan barang telah dibayar pengusaha kolektor.

Namun rupanya, uang yang tunggu dari pengusaha itu hanya akal-akalan tipu muslihat kedua pasutri ini. Malah uang milik korban yang dipinjam keduanya ini dibawa kabur.

Hal ini dialami salah seorang korban bernama Rustianur (44). Warga Baamang Tengah ini telah melaporkan kedua pelaku ke Polsek Baamang atas penipuan yang dilakukan keduanya tersebut. Menurut dia, kasus penipuan ini dilakukan kedua pelaku pada 19 Nopember 2017 lalu,  modusnya sama yakni meminjamkan uangnya sebesar Rp 30 juta dan menjanji kan fee atau persen setelah barang antik rantai babi itu di bayar oleh kolektor.

“Setelah saya tunggu, ternyata yang dijanjikan ini tidak pernah ada. Bahkan kedua pelaku menghilang dari kediamannya saat itu,”ungkapnya di Mapolsek Baamang.

Sementara itu Kepolsek Baamang AKP Agus Tri ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua pelaku ini. Menurut dia, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan korban.

Menindaklanjuti laloran tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan selama 3 bulanan lamanya, kemudian berhasil menangkap pelaku yang berpindah-pindah tempat pada Kamis (18/3/2018) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di salah satu hotel di Kotim.

“Setelah dimintai keterangan dari pelaku, modus ini sudah lama dijalankannya dengan memakan beberapa orang korban dan hasil dari modus penipuan keduanya telah meraih uang sebesar Rp 100 juta,”ujar Agus Tri Jumat (23/3/2018) kepada Kalteng Ekspres.com.

Saat ini lanjut Agus Tri, kedua pelaku diamankan di Mapolres Kotim untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna pengembangan kasusnya serta mempertangung jawabkan perbuatannya tersebut.

“Akibat ulahnya kedua pelaku dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan. Dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,”tandas Agus Tri.(MR)
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement