Connect with us

Seruyan

Guru SMP Swasta di Seruyan Ditemukan Tewas di Kebun Karet

Published

on

Korban saat ditemukan warga tewas tergeletak kaku di kebun karetnya Rabu (14/3) lalu.

KUALA PEMBUANG, KaltengEkspres.com  Warga Desa Sukamandang Kecamatan Seruyan Tengah Kabupaten Seruyan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang tergeletak kaku di kebun karet. Pria asal Flores yang diketahui identitasnya bernama Kanisius Kota alias Esto (42) berprofesi sebagai tenaga pengajar di SMP Swasta milik perusahaan PT Kridatama Lancar Minamas ini, ditemukan tewas di kebun karet miliknya sendiri pada Rabu (14/3/2018). Diduga kuat korban ini tewas karena menderita penyakit serangan jantung (stroke).

Informasi yang dihimpun Kalteng Ekpres.com di lapangan menyebutkan, sebelum diketahui tewas, korban ini pada Selasa (13/3/2018) lalu, sekitar pukul 14.30 WIB, pergi dari rumah untuk membuat pondok di kebun karetnya.

Ketika ditunggu istrinya M Narsih sampai dengan sekitar pukul 18.00 WIB, tidak juga pulang dari kebun karetnya. Istri korban ini langsung minta tolong kepada warga di desa setempat untuk mencari korban di kebun karetnya.

Akhirnya sekitar pukul 20.00 WIB, warga menemukan korban sudah tewas di kebun karetnya, dengan posisi tertelungkup diatas sepeda motor miliknya. Kejadian lalu dilaporkan pihak perusahaan kepada Polsek Seruyan Tengah, Rabu (14/3/2018). Menerima laporan ini anggota Polsek kemudian langsung mendatangi desa dan melakukan penyelidikan.

Kapolres Seruyan AKBP Nandang Mu’Min Wijaya saat dikonfirmasi Kamis (15/3/2018) membenarkan adanya temuan mayat korban tersebut. Menurut dia, kejadian sudah diselidiki anggota Polsek Seruyan Tengah.

“Dari hasil penyelidikan anggota Polsek Seruyan Tengah, korban ini meninggal karena mengalami serangan jantung. Lantaran tidak ditemukan tanda bekas kekerasan ditubuh korban,”ungkap Nandang Mu’Min Wijaya kepada Kalteng Ekspres.com Kamis (15/3/3018).

Saat ini lanjut Kapolres, jasad korban telah dikebumikan anggota keluarganya di daerah setempat. (vs/hm)