Connect with us

Kotim

TRAGIS!! Ditabrak Minibus Hingga Terseret Puluhan Meter, Warga Kotim Tewas

Mobil minibus Datsun saat masuk ke parit usai terjadi tabrakan, kejadian ini mengagetkan warga Desa Luwuk Ranggan Jumat (9/3/2018).
SAMPIT, KaltengEkspres.com – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) merenggut korban jiwa, kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini kejadian kecelakaan maut di ruas Jalan Tjilik Riwut KM 46 RT 8 Desa Luwuk Ranggan Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotim,Jumat (9/3/2018) pagi sekitar pukul 10.30 WIB.

Sebuah sepeda motor Suzuki Nopol KH 4067 LT yang dikendarai Kardiansyah (43) alias Kardi, warga RT 6 Desa Patai Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotim, bertabrakan dengan mobil minibus Datsun Nopol DA 8265 BJ, yang dikemudikan Ahmad Yandi (40). Akibat kejadian ini, pengendara motor Kardiansyah langsung meninggal di lokasi kejadian karena mengalami luka berat. Sedangkan pengemudi mobil Ahmad Yandi mengalami luka patah tangan kanannya.

Informasi yang dihimpun Kalteng Ekspres.com di lapangan menyebutkan, kejadian berawal ketika mobil melaju dari arah Palangka Raya menuju Sampit.  Saat melintasi ruas Jalan Tjilik Riwut KM 46, tiba-tiba dari arah berlawanan yakni Sampit menuju Palangka Raya datang sepeda motor Suzuki yang dikendarai korban Kardiansyah hendak menyelip pengendara lainnya, karena jarak yang terlalu dekat terjadi tabrakan.

Kejadian membuat pengendara sepeda motor Suzuki Suter terseret puluhan meter oleh mobil Datsun ke kanan jalan dari arah Palangka menuju Sampit, hingga masuk ke dalam parit. Bahkan korban tertindih mobil hingga akhirnya meninggal dunia di TKP.

Kepolsek Cempaga Iptu Syaifullah saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian Laka tersebut. Menurut dia, pengendara mobil Datsun merupakan anggota TNI AD yang berdinas di Palangka Raya. “Saat ini kejadian sudah ditangani anggota kita dan Satlantas Polres Kotim. Korban sudah dirujuk ke RSUD Murjani Sampit,”ungkapnya Jum’at (9/3/2018) kepada Kalteng Ekspres.com.

Sedangkan korban yang meninggal dunia lanjut dia, sempat dibawa ke Puskesmas Cempaga dan sekarang sudah dibawa pulang oleh pihak keluarganya untuk dimakamkan.(MR)
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement