Home / Kotim

Jumat, 23 Februari 2018 - 16:12 WIB

Duh!! Hanya Karena Diputus Pacar, Siswa di Kotim Nekat Palu Kepala Hingga Sobek

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Seorang siswa salah satu SMA di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berinsial S nekat membenturkan kepalanya dan memukulnya dengan palu hingga sobek mengeluarkan darah segar Jumat (23/2/2018). Perbuatan ini dilakukannya lantaran diputus pacarnya.
Salah seorang teman korban berinsial AE mengatakan, kejadian berawal saat mereka mengikuti jam pelajaran Bahasa Inggris. Ketika mengikuti jam pelajaran ini telpon seluler (ponsel) korban S yang disembunyi dibawah meja belajar berbunyi.

“Saat ia cek, ia melihat ada pesan singkat masuk di kotak pesan. Ketika dibuka, ternyata pesan singkat dari pacarnya yang isinya meminta putus pacaran. Saat itu juga S ini keluar kelas sambil menangis,”ungkap EA kepada sejumlah awak media Jumat (23/2/2018).

Setelah keluar dari kelas lanjut dia, di bertelponan dengan pacarnya sambil menangis dan membenturkan kepalanya ketembok usai menelpon kurang lebih 15 menitan.  Korban masuk lagi keruangan dan duduk di pojokan terlihat dirinya memengang sebuah benda yakni palu.

“Palu tersebut di pukulkan ke kepalanya sendiri awalnya cuman pelan namun lama-kelamaan di pukulnya nya keras hingga kepalanya bocor dan berdarah sangat banyak,”paparnya.

Lantaran darah terlalu banyak keluar tambah dia, korban dievakuasi ke Unit Kesehatan Sekola (UKS) dalam kondisi mengenaskan. Disebabkan kepala berlumuran darah. (MR).

Share :

Baca Juga

Kotim

Rehab Tiga Jembatan Terus Dikebut Tim Satgas TMMD 

Kotim

Pergeseran Logistik Melalui Sungai Jadi Tantangan Tersendiri Bagi Satgas TMMD 

Kotim

TMMD Wujud Bhakti Nyata TNI Membangun Desa

Kotim

TMMD ke-109 Kodim 1015 Sampit Akan Segera Berakhir, Warga Mengaku Sedih

Kotim

Tiga Komplotan Pelaku Curas Bersenpi Digulung, Satu Didor

Kotim

Warga Mulai Manfaatkan Jembatan TMMD Angkut Hasil Kebun

Kotim

Warga Ujung Pandaran Keberatan Direlokasi

Kotim

Ketahuan Bobol Sarang Walet, Tiga Komplotan Pencuri Ditangkap Warga