Beranda 2018 Februari

Arsip Bulanan: Februari 2018

Cegah Pungli, Tiga Instansi di Kobar Jalin Kerjasama Pendampingan TP4D

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com –Tiga instansi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yakni Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pangkalan Bun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kobar, dan BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun, menjalin kerjasama pendampingan dengan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D)  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kobar Rabu (28/2/2018).

Kerjasama ini dilakukan dalam rangka mencegah sekaligus memberantas praktek pungutan liar (pungli), dan tindak pidana korupsi (tipikor) dilingkup tiga instansi tersebut.

Kepala Kejari Kobar Bambang Dwi Murcolono mengatakan, pada tahap awal di tahun 2018 ini pihaknya menjalin kerjasama pendampingan TP4D dengan tiga instansi tersebut. Tidak menuntup kemungkinan nantinya, kerjasama ini diperluas bagi instansi lainnya.

“Kerjasama ini nanti bentuknya pendampingan TP4D yang kita berikan kepada tiga instansi tersebut. Tujuannya untuk mencegah terjadinya praktek pungli atau tipikor ditiga instansi tersebut,”ujar Bambang Dwi kepada sejumlah awak media saat press release di Aula Kejari Kobar Rabu (28/2/2018).

Ia menjelaskan, bahwa setelah adanya kerjasama pendampingan ini, pihaknya berharap tidak ada lagi baik pejabat maupun aparatur ditiga instansi setempat melakukan praktek pungli dan juga tipikor. Jika ke depan masih saja terjadi, maka pihaknya akan langsung bersikap tegas untuk menindak oknum aparatur yang nakal tersebut.

“Intina TP4D ini dilaksanakan sifatnya untuk pencegahan sebelum terjadi. Jika setelah dilakukan pendampingin masih saja ada oknum yang berbuat maka kita segera mengambil langkah tegas,”paparnya.

Sementara saat dimintai keterangan terkait adanya kerjasama ini. Bambang Dwi mengungkapkan, setelah terjalinnya kerjasama ini langkah positif mulai terlihat, khususnya di Disdikbub Kobar. Di instansi ini,sejak ada kerjasama TP4D, mulai melakukan pembenahan, tidak hanya di dinas melainkan sampai ke sekolah-sekolah.

“Sudah ada beberapa sekolah yang berbenah dengan melakukan perbaikan kebijakannya. Salah satunya jika sebelumnya melakukan pungli. Saat ini sekolah tersebut telah mengembalikan uang tersebut. Perubahan ini kita sambut positif dan kita harapkan tidak terjadi lagi,jika masyarakat ada menemukan masih terjadi segera laporkan ke Kejari Kobar,”urai Bambang Dwi.

Sementara itu Kepala BPN Pangkalan Bun Tri Margo saat memberikan keterangan, menyambut baik kerjasama pendampingan TP4D tersebut. Ia berharap dengan adanya kerjasama itu pihaknya bisa dikawal dalam memberikan pelayanan bersih dari pungli terhadap pembuatan sertifikat tanah masyarakat. (hm)

Pjs Bupati Seruyan Ingatkan SOPD Buat Program Bermanfaat Bagi Masyarakat

KUALA PEMBUANG, KaltengEkspres.com  Pjs Bupati Seruyan Leonard S Ampung mengingatkan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) Kabupaten Seriyan agar menyusun atau menyiapkan program di tahun 2019, lebih fokus pada program yang bermanfaat bagi masyarakat Seruyan.

“Untuk itu cermati permasalahan ambil langkah penanganannya rumuskan strategi dan sasaran yang diambil kemudian tentukan skala prioritas mengingat keterbatasan anggaran yang kita miliki,”katanya di Kuala Pembuang, Rabu (28/2/2018).

Ia menekankan, agar fokus utama  tetap pada pembangunan infrastruktur di daerah serta infrastruktur yang nantinya di bangun harus betul-betul mengakses kepada masyarakat secara langsung, bukan hanya membangun jalan yang tidak ada masyarakatnya.

“Manfaat pembangunan harus terasa oleh masyarakat Seruyyan. Jangan hanya mengejar jumlah paket yang banyak kita harus fokus karena itu sudah dilakukan oleh nasional kemudian dilakukan oleh provinsi,”ungkapnya.

Leonard berharap, untuk aparat yang akan menyiapkan rencana Program tahun 2019 ke depan agar program tersebut betul-betul memihak kepada masyarakat dan bisa langsung dirasa oleh masyarakat. “Apa yang kita lakukan jangan hanya membuat program yang tidak memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat,”tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa saat membuat program, harus betul-betul terasa bagi masyarakat dan berdampak baik bagi peningkatan ekonomi masyarakat serta berpeluang membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. (vs)

Duh! Ternyata Kosmetik Illegal Sudah 6 Bulan Beredar, Tersangka Diancam 15 Tahun Penjara

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Polisi Resort (Polres) Kotawaringin Timur (Kotim) mengekspos hasil tangkapan pengungkapan kasus kepemilikan kosmetik illegal milik istri bandar sabu berinisial RS, di Gang Baruna Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang Kabupaten Kotim yang disita Selasa (27/2/2018) lalu.

Dari hasil ekspos yang digelar di Mapolres Kotim Rabu (28/2/2018) tersebut, terungkap jika kosmetik illegal tersebut tidak memiliki izin edar. Bahkan, sudah enam bulan beredar di Kabupaten Kotim.

Parahnya lagi, selain tidak memiliki izin edar, kosmetik ini berdasarkan hasil uji sampel petugas BPOM Provinsi Kalteng, positif mengandung zat berbahaya bagi kulit sejenis merkuri.

Kapolres Kotim AKBP Mukhtar Supiandi Siregar mengatakan, hasil tersebut diketehaui setelah petugas BPOM  Provinsi Kalteng melakukan uji sampel terhadap kosmetik ini. Dari hasil uji sampel ini, dinyatakan kosmetik tersebut illegal. Lantaran selain tidak memiliki izin edar, juga ditemukan kandungan zat kimia berbahaya sejenis merkuri yang sangat tinggi hingga dapat membahayakan kulit.

“Tersangka berinisial RS ini telah kita amankan di Mapolres. Pengakuannya, kosmetik ini di pasok dari Jakarta,”ungkap Mukhtar Supiandi Siregar saat press release di Mapolres Kotim Rabu (28/2/2018)

Akibat perbuatan nya ini lanjut dia, tersangka dikenakan pasal 197, atau 106 ayat 1 Undang – Undang No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara. (MR)

Perluas Lahan Pertanian, DKPP Harapkan Eksavator Provinsi Dipinjam ke Seruyan

KUALA PEMBUANG, Kaltengekspres.com – Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Seruyan mengharapkan agar bisa meminjam pakai eksavator milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah untuk keperluan pertanian.

Hal tersebut disampaikan Kepala DKPP Seruyan Sugianoor saat penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani, yang juga di hadiri oleh Pjs. Bupati Seruyan Leonard S Ampung dan Sekretaris Daerah Haryono di balai benih Kuala Pembuang, Selasa(27/2/2018).

Ia menerangkan, saat ini Seruyan hanya memiliki satu buah eksavator mini yang merupakan bantuan dari kementerian Pertanian. ” Ini juga belum bisa digunakan dengan maksimal, karen truck atau kendaraan untuk mobilisasi eksavator tersebut masih belum ada,” ujar Sugianoor.

Ia menjelaskan, karena adanya penurunan produktivitas pertanian di Seruyan yang di akibatkan sulitnya membuka lahan karena adanya larangan membuka lahan dengan cara membakar, ia menyarankan untuk meminjam eksavator milik pemerintah provinsi. “Kita harapakan eksavator milik provinsi bisa kita pinjam pakai minimal satu untuk mencabut tunggul,”katanya.

Ditempat yang sama menyikapi harapan tersebut Pjs. Bupati Seruyan Leonard S Ampung mengatakan, untuk daerah atas yang memang notaben lahannya memiliki banyak tunggul yang besar memang sangat membutuhkan eksavator untuk membersihkannya sehingga ia sangat mendukung usulan tersebut serta akan mencoba menbuat surat permohonan kepada pemerintah Provinsi.

“Eksavator di provinsi itu banyak sekai di dinaa pertanian provinsi, kalo untuk daerah yang memiliki banyak tunggul memang sangat memerlukan eksavator jadi nanti kita akan segera surati Prmprov untuk permohonan peminjaman,”ungkapnya. yy

Ia mengatakan, pihaknya akan mencoba meminta kepada Gubernur untuk peminjaman alat ini, minimal satu untuk di Kabupaten Seruyan. (vs)

Jalin Sinergi, Polres Seruyan Silaturahmi ke Koramil

KUALA PEMBUANG, KaltengEkspres.com – Kepolisian Resort (Polres) Seruyan yang di wakili oleh Kabag Ops Polres Seruyan AKP Wahyu Edi Priyanto mengunjungi Komando Rayon Militer (Koramil) Kuala Pembuang yang dipimpin oleh Kapten Sukatmin. Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi guna memperkuat sinergritas antara TNI dan Kepolisian dalam kegiatan operasi simpatik tahun 2018 maupun pengamanan masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Seruyan 2018.

“Kunjungan ini bentuk silaturahmi kita, bertujuan untuk mempererat sinergritas antara TNI dan Polri, dimana kita juga bersama-sama untuk mengamankan dan menjaga situasi di Seruyan,”ujar Kabag Ops AKP Wahyu Edi Priyanto Selasa (27/2/2018).

Menurutnya, sangat penting bagi Kepolisian untuk menjalin Sinergritas dengan TNI karena keduanya merupakan Instansi negara yang memiliki tugas untuk menjaga suasana daearah agar selalu kondusif.

“Koordinasi dengan Perwira Penghubung (Pabung) Seruyan ini juga berkaitan dengan keterlibatan pasukan TNI dalam giat gelar pasukan yg akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 1 Maret 2018,” katanya.

Ia menjelaskan, apel gelar pasukan yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 Maret nanti merupakan bagian dari giat operasi simpatik tahun 2018.”Selain TNI kita juga melibatkan instansi lainnya seperti Satpol PP dan juga dari Dinas Perhubungan Kabupaten Seruyan,”ungkapnya.

Wahyu juga mengharapkan agar semua instansi yang terlibat bisa menjalin sinergitas yang kuat serta sulit dalam menjaga keamanan ketertiban di Seruyan.

“Dalam operasi ini kita semua mengharapkan kekompakan dari semua instansi baik TNI,Polri, Satpol PP Dinas Perhubungan dan lainnya untuk bersama menjaga Kamtibmas di Seruyan,”tandasnya. (vs)

Tragis! Niat Nyelip, Sidabutar Tewas Dilindas Mobil

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Untuk kesekian kalinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) menelan korban jiwa terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).  Kali ini kejadian terjadi di ruas Jalan Tjilik Riwut KM 53 arah Sampit-Palangkaraya, atau tepatnya di Desa Rubung Buyung Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotim.

Sebuah sepeda motor Honda Mega Pro Nopol KH 2224 LF yang dikendarai M. Sidabutar (56) menabrak belakang sepeda motor Honda Supra X 125 yang dikendarai Sumardi Selasa (27/2/2018) siang. Saat keduanya jatuh, datang pengendara mobil dari arah berlawanan melintasi ruas jalan setempat. Sehingga melindas pengendara motor Honda Mega Pro Sidabutar.

Akibat kejadian ini, pengendara sepeda motor Honda Mega Pro M. Sidabutar tewas di TKP, karena mengalami luka berat yakni pecah dibagian kepala akibat dilindas pengendara mobil.

Informasi yang dihimpun Kalteng Ekspres.com di lapangan menyebutkan,kejadian berawal ketika dua sepeda motor yakni Honda Mega Pro yang dikendarai  M Sidabutar dan Honda Supra X 125 yang dikendarai Sumardi datang bersamaan dari arah Sampit menuju Palangka Raya sekitar pukul 11.30 Wib.  Saat melintasi ruas Jalan Tjilik Riwut KM 53 ini, sepeda motor Honda Mega Pro dikendarai M.Sidabutar berada dibelakang berusaha mendahului sepeda motor Honda Supra X yang dikendarai Sumardi.

Saat bersamaan, datang mobil dari arah berlawanan sehingga pengendara sepeda motor Honda Mega Pro panik berusaha menghindar kembali kekiri, namun karena kedua sepeda motor sudah sejajar berdekatan sehingga terjadi tabrakan antara keduanya kemudian kedua korban jatuh terlempar.

Naasnya saat itu pengendara motor Sidabutar jatuh ke tengah jalan, sehingga mobil yang datang dari arah berlawanan tersebut melindas pengendara sepeda motor ini yang saat itu sudah tergeletak pingsan.

Kejadian ini mengakibatkan pengendara ini tewas di TKP lantaran mengalami luka berat pecah dibagian kepalanya dan luka dibagian badan.  Sedangkan pengendara sepeda motor Sumardi hanya mengalami luka ringan. Sedangkan pengendara mobil langsung melarikandiri.

Kapolsek Cempaga Iptu Syaifulah ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, kejadian ini sudah ditangani pihaknya. Saat ini ke dua korban telah dievakuasi.

“Untuk korban meninggal dievakuasi ke RSUD Murjani Sampit. Sedangkan korban luka dibawa ke Puskesmas terdekat,”ungkapnya Selasa (27/2/2018).

Sementara pengendara mobil yang melarikandiri lanjut dia,masih dicari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (MR)

Duh! Buaya Sering Mengintai, Warga Belanti Mulai Cemas

SAMPIT, Kaltengekspres.com– Sejumlah warga di Desa Balanti Kecamatan Mentawa Baru Ketapang khususnya yang bermukim di tepi sungai mengaku mulai cemas dengan kondisi air sungai yang sedang pasang hingga sampai naik ke lantai rumah mereka.

Kecemasan warga ini lantaran air pasang tersebut memicu naiknya predator reptil buaya. Pasalnya, selama beberapa hari terakhir warga kerap melihat seekor buaya berukuran cukup besar melintas di perairan Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya yang berada di daerah setempat.

Ubay, salah seorang warga tepian sungai mengaku, jika air pasang naik bisa membuat lantai rumah terendam. Ironisnya, air pasang itu naik pada malam hari. “Pernah waktu malam sedang air pasang naik kami melihat ada bayangan buaya di tepi sungai sedang melintas. Kami khawatir kalau sampai buaya itu naik ke teras rumah karena air banjir sudah setinggi mata kaki  di lantai,” katanya Selasa (27/2/2018).

Buaya tersebut menurut pengakuannya, cukup besar dan membuat sejumlah warga di tepian sungai membangun pagar di depan teras. “Kami juga tidak berani keluar rumah jika air pasang pada malam hari, soalnya ada kemungkinan buaya itu berkeliaran di dekat rumah karena air pasang,”ujarnya.

Ia berharap ada upaya evakuasi buaya tersebut dari pihak terkait. “Tak ada yang berani sekarang beraktifitas di tepi sungai,”paparnya. (FR)

Tingkatkan Keahlian Petugas Perpajakan, BPPRD Seruyan Gelar Bimtek

KUALA PEMBUANG,KaltengEkspres.com –  Guna meningkatkan kualitas dan keahlian bagi petugas pajak, Badan Pengelolaan Perpajakan dan Retribusi (BPPRD) Kabupaten Seruyan melaksanakan bimbingan teknis pemungut pajak di sektor perkotaan dan pedesaan di Aula BPPRD Seruyan Selasa (27/2/2018).

Kapala BPPRD Seruyan Markus mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menyamakan visi dan misi para petugas pemungut pajak.”Apalagi saat ini seruyan telah menuntaskan kegiatan verifikasi dan validasi data PBB, sehingga perlu ada tindak lanjut di lapangan untuk melatih petugas pemungut yang ada di tingkat kecamatan dan desa,”ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Sementara Pjs. Bupati Seruyan Leonard S Ampung mengharapkan,kepada peserta bimbingan teknik (Bimtek) supaya menyampaikan kesulitan-kesulitan untuk melakukan pemungutan yang bertugas dilapangan. “Dengan disampaikanya kesulitan yang ada dilapangan, maka dengan mudah untuk membahasnya di bimtek ini,” katanya.

Leonard menambahkan, dalam pemungutan itu nanti ada cara dan trik seperti pendekatan dengan masyarakat. Untuk petugas dilapangan supaya diberikan mobilitas oprasional yang rencananya penganggaran tahun 2018 sehingga berdampak meningkatkn kinerja petugas di lapangan. (vs)

Lima Desa di Seruyan Ikut Program KRPL

KUALA PEMBUANG, Kaltengekspres.com –
Tahun ini ada lima desa di Kabupaten Seruyan yang akan mengikuti Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Program yang bertujuan untuk mengajak masyarakat desa memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai lahan yang dapat menunjang kebutuhan pangannya ini, didanai dari APBN.

Dewan Kecewa Ketidakhadiran Eksekutif

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kecewa terhadap sikap eksekutif yang tidak hadir satupun wakilnya pada rapat gabungan komisi di DPRD Kobar, Senin (26/2/2018), terkait enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan pihak eksekutif.
- Advertisement -

MOST POPULAR

HOT NEWS