Remaja Setiruk Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

SAMPIT,KaltengEkspres.com – Tragis akhirnya nasib yang menimpa Imam (18). Warga Desa Setiruk Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang hilang tenggelam di daerah aliran sungai (DAS) Mentaya saat terjatuh dari perahu kelotok, pada Kamis (4/1/2018) lalu, akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Jumat (5/1/2018) sore.

Jenazah korban saat ditemukan mengapung dan dievakuasi tim sar bersama warga.

Jenazah korban ditemukan warga bersama Tim SAR mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian, sekitar pukul 16.20 Wib. Isak tangis haru keluarga pun pecah saat mengiringi jenazah korban yang saat ini di evakuasi ke Puskesmas setempat.

Salah seorang warga bernama Zulfa mengatakan, jenazah korban ini ditemukan mengapung tidak jauh dari posisi korban terjatuh dan tenggelam sebelumnya. Jenazah ini ditemukan oleh Tim SAR bersama warga saat melakukan upaya pencarian dihari kedua menyisir disekitar lokasi tempat korban hilang tenggelam.

“Sekitar  pukul 16.20 Wib, mayat korban ini ditemukannya mengapung. Kemudian langsung dievakuasi Tim SAR dibantu warga ke  Puskesmas,”ujarnya kepada Kalteng Ekspres.com Jumat (6/1/2018).

Senada juga diungkapkan oleh Kepala Markas PMI Kotim M Yusuf. Menurut dia, korban awalnya ditemukan warga mengapung. Setelah itu temuan dilaporkan ke Tim SAR yang terlibat, yakni Basarnas, PMI, TNI, Polsek, dan Polairud yang melakukan penyisiran pencarian di daerah setempat. Sehingga saat itu juga tim langsung melakukan evakuasi jenazah korban dari dasar sungai.

 “Mayat korban ini ditemukan  kurang lebih seratus meter dari TKP awal, di sekitar Dermaga Pelabuhan Samuda. Seusai ditemukan, mayat korban dibawa ke Puskesmas, setelah itu lalu dibersihkan kemudian dibawa anggota keluarganya ke rumah duka di Setiruk,”ungkapnya kepada Kalteng Ekspres.com saat dimintai keterangan dari lokasi kejadian via telpon seluler (ponsel).(MR/FR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here