Pelayanan Dikeluhkan Masyarakat, Dewan Semprot Manajemen RSUD Murjani

SAMPIT KaltengEkspres.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), memanggil Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Aula DPRD Kotim, Jumat (5/1/2018).

RDP ini dilaksanakan dalam rangka menyikapi pelayanan yang diberikan oleh RSUD Murjani Sampit yang dikeluhkan sejumlah masyarakat Kabupaten Kotim. Lantaran dinilai kurang baik. Terutama oleh kalangan netizen Kotim yang gencar menyorot pelayanan tersebut sepekan terakhir.

Dalam RDP ini sejumlah anggota dewan meminta agar pihak rumah sakit dapat meningkatkan pengawasan dan pelayanan secara maksimal, dengan menjalankan kinerja secara profesional. Sebab pelayanan akhir-akhir ini di nilai buruk, apalagi terkait dengan cuti bersama liburan natal dan tahun baru lalu. Banyak dokter di rumah sakit ini, memilih tidak masuk bekerja. Sehingga mengakibatkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi terganggu.

“Parahnya lagi saat saya menjenguk keluarga yang sedang sakit di rumah sakit ini. Terlihat banyak sekali papan larangan untuk merokok. Tapi malah karyawan rumah sakit sendiri yang banyak merokok. Ini kan menjadi aneh. Contoh hal semacam ini  yang harus kita lakukan pembenahan untuk lebih melakukan pengawasannya, jangan seakan terlihat seorang yang membuat aturan melanggar aturan itu sendiri,”ujar Ketua Komisi III Rimbun dalam RDP tersebut.

Hal senada juga diungkapkan anggota dewan lainnya Sutik. Menurutnya, ia pernah mengalami duka pada saat orang tuanya pernah dirujuk ke RSUD dr.  Murjani. “Karena waktu itu pihak rumah sakit kurang memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga saya harus kehilangan orang tua saya. Saya mohon, jangan ada lagi pelayanan seperti itu terhadap semua pasien-pasien yang ada disitu,”ungkapnya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kotim Rudianur juga turut menyikapi permasalahan ini. Menurutnya, RSUD dr Murjani ini semacam kurangnya perhatian dari pejabat pimpinan terkait.

Baca Juga :  Dipicu Penagihan Utang, Dua Warga Tehang Tewas Bersimbah Darah

“Karena kita semua pasti tahu halaman depan rumah sakit yang dari dulu sampai sekarang bisa di katakan hancur, sampai saat ini belum diperbaiki,”katanya. (MR)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here