Home / Kobar

Jumat, 19 Januari 2018 - 18:49 WIB

Curi HP, Pasutri dan Penadah Diringkus Polisi

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Sudarsono (32) dan istrinya Nur Aida (30) terpaksa harus meringkuk diruang tahanan Mapolres Kobar. Pasangan suami istri (Pasutri) ini diringkus jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kobar, karena kedapatan mencuri satu unit handpone (HP) merek Oppo A37 milik Firtiani Kamis (18/1/2018).

Selain meringkus pasutri ini, anggota juga mengamankan seorang penadah yang membeli HP curian tersebut bernama Gusti Hariyadi (25). Oknum penadah ini juga digiring ke ruang tahanan Mapolres Kobar untuk turut mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Kobar, AKP Tri Wibowo mengatakan, ketiga pelaku ini diringkus sekitar pukul 08.30 WIB. Pelaku pertama yang diamankan adalah Sudarsono. Ia diciduk di jalan Ahmad Yani RT 23 Kelurahan Baru.

Baca Juga :  Bercanda Meledakan Bandara, Pemuda Kolam Diamankan Polisi

Setelah meringkus pria ini, anggota kemudian mengamankan istrinya Nur Aida di lokasi yang sama. Kemudian dari nyanyian keduanya ini, terungkap jika barang curian tersebut telah dijual kepada oknum penadah bernama Gusti Hariyadi. Sehingga saat itu juga anggota langsung berangkat ke rumahnya untuk meringkus pelaku penadah ini.

“Aksi pencurian ini terjadi Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 19.10 WIB. TKP nya di Pasar Burung Jalan Padat Karya Gaya Baru 2 Rt 13 Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan.,”ujar Tri Wibowo kepada sejumlah awak media Jumat (19/1/2018).

Kejadian ini berawal lanjut dia, saat pemilik HP Fitriani menyimpan HP nya tersebut didasbord sepeda motor yang ia kendarai kemudian di parkir di sebuah warung yang menjual makanan burung dan kucing.

Baca Juga :  Dua Pengedar Sabu Disergap Polisi Saat Hendak Bertransaksi

Setelah Fitria selesai membeli makanan kucing tersebut ia baru mengetahui bahwa HP nya sudah hilang. Mengalami kejadian ini,  korban kemudian melaporkan ke Mapolres Kobar. Sehingga anggota langsung melacak HP tersebut, dan diketahui jika telah dicuri pasutri ini.

“Akibat perbuatannya ini, ketiga pelaku dikenakan pasal berbeda, yakni Nur Aida dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian,  karena pelaku utama pencurian, sementara suaminya Sudarsono yang mengetahui istrinya melakukan pencurian namun membiarkannya serta malah menolong untuk proses penjualan dan Gusti Hariyadi yang menjadi penadah dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadah,”papar Tri Wibowo. (dri)

Share :

Baca Juga

Kobar

PT BGA Region 3 Gelar Salat Istisqa Serentak di Kebun

Kobar

Sempat Melawan, Pelaku Posting Sabu di FB Akhirnya Dibekuk Polisi

Kobar

PT BGA Bantu 500 Bibit Pohon untuk Hijaukan RSPK

Kobar

Satlantas Polres Kobar Tangkap Pelaku Balap Liar 

Kobar

PLN Rayon Pangkalan Bun Tambah Daya Listrik RSUD Imanuddin

Kobar

Sempat Menolak, Evakuasi Kakek Slamet Makan Waktu 12 Jam

Kobar

Bupati Kobar Terima Kunker Rombongan Komisi V DPR RI

Kobar

PT BJAP Ikut Bangun Jalan Antar Desa di Aruta