Connect with us

Sukamara

Bidik Tersangka Kasus Dana Sisa Pilkada, Kejari Sukamara Tunggu Hasil PKKN BPK Kalteng

IST- Kantor Kejari Sukamara

SUKAMARA, KaltengEkspres.com  – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukamara hanya tinggal menunggu hasil perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kalteng, untuk menyeret oknum yang bersalah dalam kasus dugaan tidak dikembalikannya dana sisa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sukamara tahun 2008. Pasalnya, baru-baru ini Kejari Sukamara telah melakukan ekspos bersama BPK Kalteng terkait PKKN dalam kasus ini.

“Belum lama ini, atau tepatnya Jumat (12/1/2018) kita baru melakukan ekspos terkait PKKN di BPK Kalteng. Saat ini kita hanya tinggal menunggu hasilnya keluar,”ujar Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sukamara Jonathan S Mertua kepada Kalteng Ekspres.com Rabu (17/1/2018) via telpon seluler (ponsel).

Menurut Jonathan, ketika hasil PKKN tersebut dikeluarkan BPK Kalteng, maka kasus ini langsung ditindaklanjuti pihaknya untuk menyeret tersangka yang terlibat korupsi berjamaah terhadap dana sisa tersebut. “Kita usahakan secepatnya hasil bisa keluar,”paparnya.

Sebelumnya Jonathan telah menjelaskan, bahwa penanganan kasus ini telah masuk ketahap penyidikan. Sepuluh orang saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Diantaranta mantan Ketua KPU yang menjabat pada saat itu, Sekretaris KPU dan Bendahara saat itu, kemudian Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara dan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Sukamara yang menjabat saat itu.

“Berdasarkan hasil hitungan kasar kita, jumlah dana sisa Pilkada yang tidak dikembalikan itu sebesar Rp 1,35 miliar. Ini juga diperkuat dengan adanya hasil temuan BPK. Hanya temuan BPK tidak besar, yakni hanya sekitar Rp 900 juta,”papar Jonathan sebelumnya kepada Kalteng Ekspres.com. (hm)

Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement