Home / Kotim

Minggu, 10 Desember 2017 - 18:20 WIB

Wahh! Tidak Terdaftar, Ternyata Masih Ada PSK Pal 12 Bertahan

SAMPIT,KaltengEkspres.com Pasca penutupan Komplek Lokalisasi Pal 12 di Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim , Selasa (5/12/2017) lalu, aktivitas transaksi prostitusi esek-esek di lokalisasi setempat sudah sepi. Sejumlah tempat yang biasa ramai dikunjungi pria hidung belang, kini sudah tampak lengang.

Lokalisasi Pal 12 saat dipoto Sabtu (9/12) malam sudah tampak sepi aktivitas.

Aparat gabunganpun dikerahkan untuk berjaga-jaga dilokalisasi ini. Hanya sayangnya, di blok 2 ternyata masih ada sejumlah wanita pekerja sek komersial (PSK) yang tinggal dan bertahan, karena beralasan tidak masuk daftar pemulangan. Bahkan dilokasi ini, diindikasi masih kerap didatangi pengunjung pada malam hari. Namun aksi transaksi prostitusi disebut-sebut tidak dilokalisasi setempat, melainkan diluaran dengan cara janjian terlebih dahulu via handphone (HP).

Baca Juga :  Giliran Kantor PT BAP di Kabupaten Kotim Digeledah KPK

“Lokalisasi ini kita amankan untuk di sterilkan dari aktivitas prostitusi. Sebab masih banyak para wanita pekerja sek komersial (PSK) yang tertinggal dan belum pulang, karena masih menunggu kepengurusan pencairan uang bantuannya. Terutam yang tinggal di blok jalur 2,”ujar salah seorang anggota TNI bernama Syamsul saat dimintai keterangan disela-sela berjaga Sabtu (9/12).

Syamsul menjelaskan, pengamanan lokasi ini dilakukan oleh aparat gabungan. Baik dari pihaknya TNI Kodim 1015 Sampit, Satpol PP, dan Polres Kotim. Penjagaan ini dilakukan selama 24 jam, dengan jadwal bergatian. “Penjagaan inipun dilakukan supaya tempat ini tetap dalam keadaan aman. Lantaran masih banyak para pemilik tempat hiburan yang masih belum menerima keputusan Pemkab Kotim untuk menutup lokasi,”paparnya.

Baca Juga :  Ayoo! 119 PSK Dari Empat Lokalisasi di Kobar Disosialisasi Program Bebas Prostitusi

“Saya lihat masih ada aja para pengunjung yang masuk dan bertanya kenapa tempat ini udah jadi sepi,tapi tiap malam saya perhatikan jalur 2 itu masih ramai. Sebab di jalur tersebut masih banyak para PSK yang belum di pulangkan,saya tanya alasannya karena tidak terdaftar,”ujar Syamsul.

Menurut Syamsul, dilokalisasi setempat transaksi kemungkinan besar sudah tidak lagi dilakukan, karena selalu diawasi pihaknya. Para PSK  kata dia, beberapa hari terakhir, bertransaksi lewat janjian di HP. Lantaran sering ditemukan pihaknya keluar malam-malam. “Bisa jadi mereka mencari pelanggan diluaran,”ungkapnya. (MR)

Share :

Baca Juga

Hukum Kriminal

Mantap!! 3 Budak Sabu Diringkus

Kotim

Ini Identitas Pelaku Pembunuh Warga Telaga

Kotim

Syukuran TMMD, Kodim 1015/Spt Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Kotim

Tanpa Kenal Lelah Satgas TMMD dan Masyarakat Kejar Target

Kotim

Polres Kotim Bongkar Sindikat Pembuat KK dan KTP Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kotim

Selain Jembatan, Musala dan Pos Terpadu, TMMD 109 Berikan Ini ke Masyarakat

Kotim

Relokasi Pemukiman Warga Ujung Pandaran Hampir Rampung

Kotim

Kejari Kotim Bidik Proyek Penataan Makam