Pelaku Pencurian Terekam CCTV Dibekuk di Rumahnya

SAMPIT, Kaltengekspres.com – Pelaku pencurian dompet dan telpon seluler serta sejumlah barang lainnya yang membuat geger warganet Kabupaten Kotim, karena beraksi dibebarapa tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan sepeda motor dan terekam kamera CCTV, akhirnya dibekuk polisi.

Kedua pelaku saat dibekuk di rumahnya Jalan Muhran Ali Gang Sahari Kelurahan Baamang Jumat (15/12).

Pelaku yang merupan pasangan suami istri (pasutri) bernama Suhardi alias Didi (35) dan Erni (35) warga Jalan Muhran Ali Gang Sahari Kelurahan Baamang Hilir ini, dibekuk dirumahnya di daerah setempat oleh anggota Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Kotim, Jumat (15/12/2017). Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan anggota penyidik Polres Kotim.

Salah seorang korban bernama Dwi mengatakan, ia kehilangan dompet dan telpon seluler (ponsel) nya yang ditaruh di dasboard depan motor. Kejadian itu dialaminya saat ia mengantar buah melon pesanan, di toko bunga yang berada di Jalan HM Arsyad Kamis (14/12/2017). Hanya beberapa menit masuk mengantar buah ke dalam toko, kata dia, ponselnya dan dompet yang saat itu sengaja ditaruh di dasboard depan motor, sudah hilang dibawa kabur kedua pelaku itu.

“Dari dalam toko waktu itu memang saya sempat mendengar suara motor dari luar. Saya baru teringat dompet dan HP tertinggal di dasboard depan motor. Pas saya periksa dompet bersama HP tersebutĀ  sudah hilang,”ujar Dewi saat menceritakan kejadian ketika berada di Mapolres Kotim, Jumat (15/12/2017) malam.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Kotim AKP Samsul Bahri ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurut dia, saat ini kedua pelakuĀ  pasangan suami istri ini sudah di amakan di Mapolres Kotim untuk menjalani pemeriksaan sekaligus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku saat ini sudah kami amankan di Mapolres, di duga pasutri ini adalah spesialis pencuri dompet dan Hp,karena setiap barang yang tertinggal di jok motor langsung diembat kedua pelaku. Saat ini kasusnya masih kami dalami mengenai jumlah TKP yang dilakukan serta siapa saja oknum yang terlibat lainnya,”. ujar Samsul Bahri Jumat (15/12/2017) malam. (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here