Home / Lamandau

Senin, 6 November 2017 - 15:25 WIB

Ratusan Warga dari Dua Desa Kepung Kantor PT SMG

NANGA BULIK, Kaltengekspres.com – Sedikitnya sekitar 500 orang warga Desa Laman Baru dan Ajang Kecamatan Permata Kecubung berunjuk rasa dengan mengepung Kantor Sumber Mahardika Graha (SMG) anak group PT USTP di Simpang Penopa Kabupaten Lamandau, Senin (6/11/2017) sekitar pukul 09.00 Wib. Kedatangan warga ini untuk menyampaikan tuntutan terkait realisasi kewajiban 20 persen plasma kepada pihak perusahaan.

“Kami kesini untuk menyampaikan tuntutan agar perusahaan bisa merealisasikan 20 persen plasmanya kepada masyarakat dua desa yakni Desa Laman Baru dan Ajang. Karena sudah lama kami menuntut hak ini belum juga terealisasi sampai sekarang,”ungkap Supian salah seorang pengunjuk rasa saat dimintai keterangan Senin (6/11/2017).

Menurutnya, dalam tuntutan tersebut pihaknya memberi batas tiga hari kepada pihak perusahaan untuk merealisasikannya. Jika dalam waktu tiga hari tersebut tuntutan tidak disetujui, maka pihaknya kembali akan mengerahkan aksi massa lebih besar, kemudian melakukan aksi pendirian tenda (pemortalan) serta pelarangan aktifitas perusahaan di areal kebun PT. SMG yang berada di wilayah Desa Ajang dan Laman Baru Kabupaten Sukamara.

“Kita beri waktu selama 3 hari, apabila dalam 3 hari tidak ada juga keputusan, maka kami kembali melakukan aksi penutupan kantor dan pendirian tenda di Kantor PT. SMG dengan massa yang lebih banyak,”paparnya.

Sementara itu dari giat unjuk rasa tersebut berjalan damai, tidak sampai terjadi aksi anarkis. Seusai menyampaikan tuntutanya didepan Kantor PT SMG, sekitar pukul 10.15 wib, ratusan warga dua desa ini kembeli pulang ke desanya masing-masing. Aksi unjuk rasa ini juga mendapat pengawalan dari anggota Polres Sukamara dan Polres Lamandau.

Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aksi unjuk rasa tersebut. Menurut dia, aksi tersebut mendapat pengawalan dari anggotanya dan berjalan damai. Tidak ada yang anarkis.

“Semua sudah terkendali, seusai menyampaikan tuntutan warga kembali pulang membubarkan diri,”ujarnya. (dri/hm)
 

Share :

Baca Juga

Lamandau

Polres Lamandau Ringkus Dua Remaja Pelaku Penggelapan dan Penadah Sepeda Motor

Lamandau

Pelimpahan Tahanan di Lamandau Diwarnai Isak Tangis Keluarga

Lamandau

Lamandau Minim Dana Tangani ODGJ

Lamandau

Usung Tema Toleransi, Pesparawi XVI Kalteng Resmi Dimulai

Lamandau

ASN Lamandau Dilarang Nambah Libur

Lamandau

8 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kejari Lamandau Ditutup

Lamandau

Cegah Sejak Dini, Kasatnarkoba Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Murid SD

Lamandau

Tiga Budak Sabu Diringkus Polres Lamandau 
error: Content is protected !!