Home / Kotim

Rabu, 8 November 2017 - 17:14 WIB

Lira Kalteng Laporkan Temuan Ribuan Kayu Jabon Diduga Bercampur Meranti

SAMPIT,Kaltengekspres.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lira Kalteng menemukan ribuan kayu jabon yang diduga bercampur kayu meranti dan jenis lainnya, milik salah satu perusahaan yang tambat di bantaran sungai Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan, Selasa (7/10/2017).
Temuan ini langsung dilaporkan Gubernur Lira Kalteng M Sopian kepada Dinas Kehutanan dan Polairut Seruyan. Rencananya juga dilanjutkan ke Dinas Kehutanan Propinsi Kalteng.

M Sopian saat dikonfirmasi Kalteng Ekspres.com Rabu (8/11/2017), membenarkan adanya hasil temuan tersebut. Menurut dia, temuan ini berawal saat tim menerima laporan dari masyarakat, jika di daerah bantaran sungai Seruyan Hilir, ada tumpukan kayu yang tambat beserta kapalnya milik salah satu perusahaan.

“Informasinya kayu tersebut berasal dari Kecamatan Seruyan Tengah yakni dari Desa Rantau Pulut,”ungkap Sopian kepada Kalteng Ekspres.com saat di temui di Kantor Sekretariat Haspangkal Kotim Rabu (8/11/2017).

Setelah diketahui dari hasil temuan di lapangan tersebut lanjut dia, kayu yang memiliki ijin berjenis jabon ini malah di campur dengan beberapa jenis kayu hutan seperti kayu meranti dan jenis kayu rangas.

“Kayu ini di duga akan di selundupkan pengiriman nya bersama kayu jenis jabon tersebut,”ujar Sopian.

Menurutnya, temuan ini sudah dilaporkan kepada Dinas Kehutanan dan Polairut Seruyan. Nantinya, ia akan memberitahu ke Dinas Kehutan Provinsi agar segera mengirim tim ahli.(MR).

Share :

Baca Juga

Kotim

Tragis, Karyawan Sawit Tewas Terjatuh dari Truk

Kotim

Kegiatan TMMD di Pulau Hanaut Menerapkan Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid-19

Kotim

Puluhan Rumah Warga di Desa Hanjalipan Direndam Banjir

Kotim

Dikepung Warga, Maling Sarang Walet Bersenpi Sudah 7 Jam Terkurung di Bangunan

Kotim

Lima Kios di Taman Kota Sampit Terbakar

Kotim

150 Personel TNI Dilibatkan di TMMD Pulau Hanaut

Kotim

Ratusan Personel Polres Kotim Bergeser Mengamankan Pilkada Serentak

Kotim

Ditimpa Pupuk, Buruh Pelabuhan Ini Luka Berat