Home / Kotim

Selasa, 10 Oktober 2017 - 18:34 WIB

Dewan Sebut PT BSP Garap Galian Tanah Tanpa Izin

SAMPIT, Kaltengekspres.com – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim Syahbana menyebut, aktivitas penggerapan tanah latrit di bukit Desa Rubung Buyung Kecamatan Cempaga oleh perusahaan perkebunan kelapa PT BSP tanpa mengantongi izin galian c, alias illegal. Hal itu disampaikannya saat dimintai keterangan Selasa (10/10/2017).
 Syahbana mengatakan,  pengerukan tanah latrit yg di lakukan PT BSP itu ilegal karena pada tahun 2016 untuk  galian c di stop Pemerintah Daerah (Pemda) Kotim. Penyetopan ini disebabkan untuk penertiban ijin, karena banyak perusahaan yg tidak mengantongi ijin tersebut di Kotim.

Menurut Syahbana, yang di garap PT BSP itu masih berstatus kawasan, kalau seandai nya mereka miliki ijin ,status kawasan itu harus inklap dulu.

“Kemungkinan ada oknum aparatur desa juga yang terlibat atas beroperasinya penggalian tersebut,”tegasnya.

Diterangkannya, bahwa aktivitas ini sudah sejak lama terjadi. Sampai saat ini cenderung dibiarkan tanpa ada aparat yang menghentikan. Padahal, sudah jelas belum ada izin resmi dari pemerintah.

“Perusahaan tersebut menggali tanah buat kepentingan  membangun jalan di areal menuju kebun sawitnya. Karena itu kita berharap agar pihak terkait yakni aparat yang berwenang segera mengambil sikap untuk menghentikan aktivitas ini,”paparnya.

Pada kesempatan itu ia berharap agar perusahaan lain juga harus memperhatikan masalah perizinan galian c nya jika menggarap tanah latrik atau sejenisnya. Sehingga aktivitas tersebut statusnya legal dan juga menjadi PAD buat daerah.(MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

 Dua Budak Sabu Disergap Polisi Tanpa Perlawanan

Kotim

Polisi Bekuk Dua Pelaku Pencurian Sarang Walet

Kotim

Kandang Ternak Terbakar, Kulit Sapi Melepuh

Kotim

Hasil Kerja Keras Program TMMD di Pulau Hanaut Mulai Terlihat

Kotim

Pengedar Sabu Berambut Pirang Diciduk Polisi

Kotim

IRT Jadi Korban Perampokan, Uang Rp 120 Juta Raib

Kotim

Tersisa 17 Hari, Satgas TMMD Terus Genjot Pekerjaan Fisik 

Kotim

Jual 687 Butir Zenith, Pemilik Toko Obat di Parenggean Diciduk Polisi